Kasus pemerkosaan dapat dicegah dengan pendidikan
Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Di sekolah diajarkan membangun akhlak mulia. Diharapkan siswa si
Kasus pemerkosaan akhir-akhir ini sering terjadi, bahkan dilakukan kepada pacar sendiri. Untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi, pendidikan keagamaan harus terus digencarkan.
"Di sekolah kan diajarkan pendidikan untuk membangun akhlak mulia. Mempelajari aturan dan apa saja yang dilarang oleh agama, sehingga diharapkan siswa dapat menjauhi larangan tuhan," kata sosiolog Musni Umar kepada merdeka.com, Minggu (29/4).
Selain sekolah, peran orang tua juga penting dalam membina dan mendidik anak. Sebab secara psikologis, orang tua adalah pihak yang paling dekat dengan anak. Diharapkan, orang tua bisa efektif dalam memantau perkembangan dan pergaulan anak, sehingga kasus pembunuhan karena hamil diluar nikah tidak terjadi lagi.
"Untuk menyelesaikannya orang tua harus waspada dan memberikan pembinaan kepada anaknya, dan harus ada hukuman dari penegak hukum," terangnya.
Sebelumnya di Bojonegoro, pria tega menghabisi nyawa kekasihnya secara sadis, gara-gara tidak menerima kenyataan bahwa sang kekasih mengandung janin hasil hubungan gelap di antara keduanya.
Kasus wanita dibunuh pacarnya juga terjadi di Tangerang. Mayat Izzun Nahdiiyah (24), Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah itu ditemukan di Jalan Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Pembunuhan terjadi gara-gara laptop Izzun dijual sang kekasih. Sebelum dibunuh, Izzun juga diperkosa secara bergiliran.
Baca juga:
Gadis 12 tahun diperkosa dan dijual bapak angkatnya
Ayah perkosa anak tiri lalu dijual ke lokalisasi
Adik kakak digilir empat Satpol PP
TNI yang selamatkan wanita diperkosa, anggota Sat-81 Kopassus
Inilah sosok anggota Kopassus penyelamat korban pemerkosaan
Hindari pelecehan, politisi cantik DPR tawarkan alat semprot
Siswi SMP korban pemerkosaan malah dikeluarkan dari sekolah
Gadis 13 tahun diperkosa 8 pemuda