Kasus Covid-19 di Makassar Meningkat, Pemprov Sulsel Diminta Aktifkan Tempat Isolasi
Adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 tersebut, membuat Ramdhan sudah menyiapkan opsi termasuk bersurat ke Pemprov Sulsel untuk mengaktifkan kembali tempat-tempat isolasi.
Kasus Covid-19 di Kota Makassar mengalami peningkatan usai libur Idulfitri 2021. Untuk itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mengaktifkan kembali tempat isolasi.
Dia mengakui saat ini kasus aktif Covid-19 mengalami peningkatan pascalibur lebaran Idulfitri. Berdasarkan data terakhir, terdapat 43 orang di Makassar positif terinfeksi.
"Biasanya rata-rata 10 orang yang terinfeksi Covid-19, tapi kemarin langsung 43 kasus. Itu menunjukkan adanya kenaikan cukup drastis," katanya kepada wartawan di Balai Kota Makassar, Kamis (27/5).
Adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 tersebut, membuat Ramdhan sudah menyiapkan opsi termasuk bersurat ke Pemprov Sulsel untuk mengaktifkan kembali tempat-tempat isolasi.
"Kita akan sampaikan itu ke Pemprov Sulsel melalui Satgas," ujar politisi NasDem ini.
Opsi selanjutnya yang disiapkan yakni meningkatkan kapasitas testing dari seribu menjadi tiga ribu per hari. Nantinya, testing tersebut akan disinkronkan dengan Tim Hunter Covid-19 yang akan dilaunching Jumat (28/5).
"Apalagi PPKM di Makassar diperpanjang untuk itu kita bisa maksimalkan program Makassar Recover," tutupnya.
Baca juga:
Cerita Satu Desa di Kudus Kena Lockdown, Imbas Banyak Warga Terpapar Covid-19
Wali Kota Erman Safar: Bukittinggi Nyaris Zona Merah
Kemenkes Beri Nilai E kepada Pemprov DKI dalam Penanganan Covid-19
Pascalibur Lebaran, Ratusan Pedagang di Bekasi Jalani Tes Swab Antigen
109.988 Pemudik Kembali ke Jakarta Jalani Swab Antigen, 834 Orang Reaktif
Alami Ledakan Kasus, Begini Kondisi Terkini COVID-19 di Kudus