Karangan bunga Ibunda Jokowi hiasi rumah duka Briptu Imam di Klaten
Karangan bunga Ibunda Jokowi hiasi rumah duka Briptu Imam di Klaten. Puluhan karangan bunga juga terlihat dari para petinggi Polri di antaranya Kapolri, Wakapolri, Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah, dan Kapolres Klaten memenuhi halaman rumah duka.
Jenazah Briptu Amunerta Imam Gilang Adinata akan dimakamkan di kampung halamannya Desa Srago Gede RT 5 RW 7 Kelurahan Mojayan Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (25/5) sore. Ratusan pelayat nampak sudah tiba di rumah duka tersebut.
Salah satu pelayat adalah ibu kandung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo, yang memberikan karangan bunga. Puluhan karangan bunga juga terlihat dari para petinggi Polri di antaranya Kapolri, Wakapolri, Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah, dan Kapolres Klaten memenuhi halaman rumah duka.
Jenazah Gilang akan disemayamkan di rumah sang paman yang menjadi orangtua angkatnya, Rohmat Sugiyarto (44). Menurut Rohmat, sejak kecil hingga lulus SMA, Gilang memang dititipkan oleh orangtuanya di tempat tersebut. Namun setelah lulus SMA, ia menyusul kedua orangtuanya di Jakarta.
"Setelah SMA dia diterima sebagai polisi di Jakarta dan bertugas di sana," ujar Rohmat.
Rohmat mendapat kabar jika keponakannya menjadi korban bom, pada Kamis (25/5) dini hari. Meski sempat tak percaya, namun ia mengikhlaskan keponakannya pergi.
Jenazah Gilang akan dikebumikan di Makam Gedong Kampung Srago Gede Kelurahan Mojayan Kecamatan Klaten Tengah. Gilang merupakan sulung dari dua bersaudara pasangan Muh Sri Sarjono dan Ening Wiyarti. Kedua orangtua Gilang tinggal di Jalan Klingkit RT 5 RW 1 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Baca juga:
Tiga korban bom bunuh diri dipindah ke RS Polri dari RS Premier
Kerabat sebut Briptu Imam Gilang akan tunangan usai lebaran
Polisi akan dalami keterkaitan bom Kampung Melayu & ancaman NET TV
Pesan Anies ke orang tua korban bom: Tetap semangat dan jangan sedih
Kenangan sang ibu akan janji Briptu Taufan belikan buah durian
Kapolda Metro sebut inisial dua terduga pelaku yakni AS dan INS
Banjir karangan bunga untuk Briptu Imam, dari Anies hingga Kapolri