Tiga korban bom bunuh diri dipindah ke RS Polri dari RS Premier
Merdeka.com - Tiga mobil ambulans membawa tiga korban luka ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketiga korban itu dipindahkan perawatannya dari Rumah Sakit Premier Jatinegara ke RS Polri, untuk memudahkan pihak kepolisian menjalani pemeriksaan.
Ketiga korban yakni satuan peleton 4 Polda Metro Jaya Bripda Feri, yang mengalami luka pada muka, badan dan paha. Kemudian sopir mikrolet, Agung (17) yang mengalami luka pada kaki, tangan dan badan. Serta seorang mahasiswi Jihan (19), mengalami luka pada tangan kiri.
"Masih dalam penanganan terus. Nanti akan ada bergeser dari RS Premier kesini ya ada 3 orang. 1 dari anggota dan 2 orang dari masyarakat sipil. Kita akan obati disini semua supaya lebih intensif dan keamanan juga, mudah-mudahan mereka berhasil pulih kembali," kata Kapolda Metro Jaya Mochammad Iriawan saat ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Kamis (25/5).
Menurut Iriawan, untuk anggota Polri atas nama Bripda Yogi, tidak akan dipindahkan ke RS Polri karena kondisi luka parah sehingga tidak memungkinkan untuk dipindahkan. Bripda Yogi masih diinapkan di RS Premier.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya