Kapolri turun tangan tindak polisi yang ajak 'damai' di Bali
"Saya mendapat laporan itu, dan tentunya menjadi perhatian yang ada di Markas Besar," kata Kapolri.
Sebuah video di Youtube menggambarkan seorang anggota polisi lalu lintas di Bali yang diketahui bernama Bripka Made meminta uang 'damai' saat menilang seorang turis asal Belanda bernama Van Der Spek. Peristiwa itu terekam dan diunggah akun gil4sekali dengan judul: Polisi Korupsi di Bali/Corruption police in Bali.
Terkait penyebaran video itu, Mabes Polri segera melakukan tindakan tegas terhadap Made. Sebab, pelaku telah melakukan pelanggaran disiplin.
"Kita komitmen pelanggaran apapun, sekecil apapun kita tindak tegas. Apa itu kaitannya dengan masalah disiplin, atau dengan etika maupun tidak," tegas Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/4).
Timur mengaku sudah mendapat laporan terkait tindakan yang dilakukan Bripka Made terhadap pelanggar lalu lintas. Saat ini, Mabes Polri tengah memantau penanganan yang dilakukan Propam Polda Bali terhadap pelaku.
"Saya mendapat laporan itu, dan tentunya menjadi perhatian yang ada di Markas Besar. Nanti kita siap, kan masih proses ini," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar video seorang anggota polisi lalu lintas berpangkat Bripka meminta uang damai Rp 200 ribu saat menilang seorang turis asal Belanda bernama Van Der Spek.
Dengan uang Rp 100 ribu, anggota polantas itu kemudian membeli bir. Anggota polantas itu juga mengajak satu temannya untuk masuk ke pos menikmati bir bersama Van Der Spek. Sambil minum, mereka bersenda gurau soal minuman beralkohol tersebut.
Beredar video polisi mengajak damai bule Belanda di Bali
Baca juga:
Dua polisi yang peras bule di Bali dikotakkan
Asal usul korupsi polisi
Cerita para Polantas soal video polisi peras bule di Bali
Bripka Made cinta 'damai', Aiptu Jailani pantang damai