Kapolri sudah peringatkan anak buah, polisi jadi target bom
Kabag Mitra Divisi Humas Mabes Polri Kombes Awi Setyono mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengingatkan untuk lebih waspada terkait ancaman bom. Peringatan tersebut, kata Awi, diinstruksikan Kapolri saat terjadi teror bom di Manchester dan Marawi beberapa waktu lalu.
Kabag Mitra Divisi Humas Mabes Polri Kombes Awi Setyono mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengingatkan untuk lebih waspada terkait ancaman bom. Peringatan tersebut, kata Awi, diinstruksikan Kapolri saat terjadi teror bom di Manchester dan Marawi beberapa waktu lalu.
"Dengan kejadian di Manchester, kemudian Marawi sudah ada warning dari pimpinan. Bapak Kapolri menyampaikan itu bahwa polisi jadi target mereka," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/5).
Dalam berbagai kesempatan, Kapolri sudah sering berpesan agar anak buahnya lebih berhati-hati. Sehingga, diterapkanlah body system dalam setiap pengamanan. Artinya satu anggota melakukan pengamanan, satu anggota lainnya mengawasi.
"Tapi sekali lagi kita tidak tahu kapan dan dimana peledakan bom bunuh diri itu," tegasnya.
Atas peristiwa bom bunuh diri ini, aparat kepolisian pun bakal meningkatkan keamanan mulai dari markas hingga personel yang bertugas. "Kita belajar dari kejadian ini kita akan meningkatkan kemanaan mako personel anggota melaksanakan tugas," pungkasnya.
Baca juga:
Istri terduga pelaku bom Kampung Melayu kenal jaringan bom Cicendo
Istri terduga pelaku bom Kampung Melayu kenal jaringan bom Cicendo
Bom Kampung Melayu, Polres Tangsel kibarkan bendera setengah tiang
Bom panci di Kampung Melayu lebih sempurna dibanding Bandung
Dubes Inggris ikut ramaikan tagar #kamitidaktakut
Wapres JK: Teror berawal dari doktrin sesat bunuh polisi adalah amal
Istri & senjata diamankan di rumah terduga pelaku bom Kampung Melayu
Bom bunuh diri kandaskan mimpi Dinda menikah dengan Briptu Imam