Kapolri soal politisi IH ditangkap Kostrad: Tanya Kapolda Metro
Apabila benar, dia memastikan tak akan ada perlakuan khusus walaupun Ivan Haz merupakan seorang pejabat publik.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti enggan menjelaskan secara rinci soal kabar politikus turut diciduk saat operasi narkoba yang dilakukan oleh Tim Yonintel Kostrad dan Pom Kostrad Asintel Kaskostrad. Minggu malam lallu, tim tersebut menggerebek sebuah rumah di Perumahan Kostrad Tanah Kusir, Jakarta.
Dia meminta hal tersebut dikonfirmasi ke Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian.
"Saya enggak tahu, tanya Kapolda Metro Jaya. Silakan saja dikembangkan oleh Dirnarkoba Polda Metro Jaya," kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/2).
Kapolri juga meminta kepada Polda Metro Jaya untuk memastikan apakah benar politisi yang ditangkap tersebut merupakan Politisi PPP yang juga anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Ivan Haz.
Apabila benar, dia memastikan tak akan ada perlakuan khusus walaupun Ivan Haz merupakan seorang pejabat publik yang juga sekaligus anak dari mantan Wakil Presiden.
"Apakah itu betul ada identitasnya orang itu atau tidak ada tanya sama Kapolda Metro Jaya," ujarnya.
"Nggak ada (perlakuan khusus). Sama saja kalau pengguna nanti di assessment kemudian di-treatment sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Seperti diketahui, dalam operasi tersebut dikabarkan mengamankan belasan orang, yang di antaranya Anggota TNI, Polri dan juga warga sipil yang seorang politisi.
Baca juga:
Polisi benarkan sipil inisial IH tertangkap razia narkoba oleh TNI
Anak buah diciduk pakai narkoba, Kaskostrad sebut bikin malu TNI
Kasus narkoba anggota Kostrad jadi momentum Waseso masuk barak TNI
Menhan: Kalau narkoba sudah kena TNI-Polri itu berbahaya
Apa penyebab anggota TNI sampai jadi pecandu narkoba?
Kalau TNI sudah pakai narkoba, gimana kalau perang bela NKRI?
Penyebab anggota TNI & Polri jadi budak narkoba versi Budi Waseso