LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri sebut teror di Surabaya, Mako Brimob & Polda Riau terkoneksi

Rentetan aksi teror di sejumlah lokasi, mulai dari kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, ledakan bom bunuh diri di Surabaya, hingga penyerangan di Mapolda Riau diduga saling terkoneksi. Para pelaku teror terkait kelompok teror Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

2018-05-22 23:31:21
Terorisme
Advertisement

Rentetan aksi teror di sejumlah lokasi, mulai dari kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, ledakan bom bunuh diri di Surabaya, hingga penyerangan di Mapolda Riau diduga saling terkoneksi. Para pelaku teror terkait kelompok teror Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hal ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menurutnya, fakta itu diketahui setelah pihaknya melakukan penyidikan atas kasus terorisme tersebut.

"Dari hasil operasi kita, kita meyakini ada dugaan yang sangat kuat sekali aksi di Surabaya terkoneksi dengan penyerangan di Polda Riau juga insiden di Mako Brimob, dilakukan oleh JAD yang memiliki afiliasi ISIS di Suriah," kata Tito di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/5).

Advertisement

Selain itu, Tito menambahkan pasca rentetan aksi teror itu pihaknya telah mengamankan 74 terduga teroris di sejumlah daerah. Sebanyak 8 orang di antaranya ditangkap di Jawa Barat, 31 orang ditangkap di Jawa Timur, 16 orang ditangkap di Banten, 4 orang ditangkap di Sumatera Selatan, 9 orang ditangkap di Riau dan 6 orang ditangkap di Sumatera Utara.

"Ada sejumlah barang bukti yang kita sita baik bom yang siap pakai, baik materi bahan peledak lainnya," ucap Tito.

Sementara, Tito mengaku pihaknya masih berupaya mengungkap tokoh utama di balik serangan teror di sejumlah tempat.

Advertisement

"Tokoh utamanya belum. Tapi ketua JAD di Jawa Timur sudah kami tangkap," tandas Tito.

Tokoh JAD yang dimaksud Tito adalah Abu Umar alias Syamsul Arifin. Dia diduga cukup berpengaruh bagi sosok Dita Oepriyanto, pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya yang turut mengajak istri dan ketiga anaknya.

Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Selain rutan, Kapolri juga usul pembangunan lapas khusus teroris
DPR-pemerintah diminta hati-hati masukkan motif politik dalam definisi terorisme
Cegah kecolongan, pengamanan tahanan terduga teroris di Jatim diperketat
Imbas kasus pilot pengunggah soal teror, Garuda Indonesia keluarkan peringatan
Moeldoko minta pembahasan RUU Terorisme tidak dipolitisasi
Imparsial sebut RUU Terorisme harus pertimbangkan HAM agar tidak represif

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.