LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri perintahkan anak buahnya cari otak pembantai Salim Kancil

"Sudah saya perintahkan, dan sudah di-back up," imbuhnya.

2015-09-29 16:57:50
Jakarta
Advertisement

Kepala Kepolisian jenderal Badrodin Haiti akhirnya bicara soal pembunuhan sadis terhadap aktivis antitambang di Lumajang, Salim alias si Kancil. Badrodin memerintahkan bawahannya untuk segera mencari aktor intelektual di balik pembunuhan tersebut.

"Kan sudah ditangkap 20 orang, tinggal mengembangkan siapa yang nyuruh, siapa aktor intelektualnya," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/9).

Badrodin juga mengaku telah mengirimkan tenaga bantuan ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Resor Lumajang untuk mempercepat proses pengusutan kasus ini. "Sudah saya perintahkan, dan sudah di-back up," imbuhnya.

Sebelum insiden pembunuhan sadis terhadap si Kancil, warga Lumajang telah melaporkan adanya ancaman pembunuhan ke polisi setempat. Namun, Badrodin mengaku belum mendengar informasi tersebut. Dia menegaskan, harus dipastikan terlebih dahulu bagaimana ancaman yang dimaksud.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengaku beberapa hari sebelum peristiwa keji itu terjadi pihaknya sudah mendapat laporan dari warga soal adanya ancaman pembunuhan terhadap warga dari kelompok tertentu. Atas laporan itu, lanjut Argo, anak buahnya sudah menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran serta menginterogasi warga desa yang bersangkutan. Tapi, kata dia, mereka tidak tahu akan adanya pembantaian pada hari Si Kancil dan Tosan.

"Sebenarnya itu sudah ada respons dari polisi di lokasi. Tapi kejadian itu tidak bisa diantisipasi. Intinya kita punya pilar pilar di bawah, ada pihak polsek juga," jelas Argo saat dihubungi merdeka.com, Selasa (29/9).

Alhasil, kata dia, saat kejadian memang polisi tak satupun di lokasi. "Polisi di kantor polisi. Sekarang sedang mengungkap kenapa pembantaian itu bisa terjadi," sambungnya.

Baca juga:
Polda Jatim akui kebobolan saat Salim Kancil dibantai preman
DPR desak polisi bongkar aktor besar pembunuh aktivis di Lumajang
Aksi teatrikal kecam pembunuhan sadis Salim Kancil
Aksi solidaritas Salim Kancil di Malang ditutup dengan salat gaib
Aktivis Lumajang dibunuh karena tolak tambang, ini reaksi Jokowi
Tersangka pembantaian aktivis Lumajang bertambah jadi 22 orang
Salim tewas dibantai, Menteri Ferry minta penambangan dibekukan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.