LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri diminta usut tuntas kasus pembantaian sadis Salim Kancil

Polisi diminta tak segan menyeret perusahaan yang membekingi perbuatan sadis itu.

2015-09-29 11:02:53
Jakarta
Advertisement

Komisi III DPR meminta polisi mengusut tuntas pembantaian sadis yang dialami petani Lumajang, Salim Kancil dan Tosan. Diketahui, Salim dibunuh sedang Tosan mengalami luka-luka lantaran dianiaya setelah menolak tambang pasir ilegal di sekitar Pantai Watu Pecak, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Harus diusut setuntas-tuntasnya atas aksi keji itu. Karena sebagai pembunuhan berencana dengan membiayai aksi-aksi gerombolan yang dimobilisasi untuk melakukan intimidasi. Maka, polisi harus bertindak agresif melakukan penyelidikan atas keterlibatan perusahaan yang melakukan penambangan ilegal, mencabut izin usaha dan menutup perusahaan yang diduga terlibat mendalangi aksi keji dan tidak berperikemanusiaan," kata Komisi III DPR Masinton Pasaribu ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (29/9).

Polisi juga diharapkan tidak segan menindak perusahaan yang membekingi pembantaian sadis itu. Sebab, kata dia, kejadian itu baik teror buat warga lainnya yang menolak penambangan ilegal.

"Jika ada indikasi dugaan keterlibatan pemilik perusahaan, maka polisi harus menangkap dan menyeret pemilik perusahaan ke pengadilan karena telah melakukan kejahatan pidana dan kejahatan korporasi. Hal ini harus menjadi perhatian serius dari kita semua. Baik itu jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah dan khususnya kepada Kepolisian RI sebagai petugas negara dalam melakukan perlindungan Kamtibmas dan penegakan hukum," tambahnya.

"Maka Kapolri harus perintahkan Kapolda Jatim dan Kapolres Lumajang beserta jajarannya agar bergerak cepat bukan saja hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi harus mampu menangkap dalang yang membiayai dan memobilisasi aksi gerombolan tersebut. Serta mengungkap motif intimidasi dan teror yang dibarengi dengan aksi penganiayaan dan pembunuhan berencana," sambung politikus PDIP ini.

Berkaca dari kasus ini, kata dia, negara harusnya tak kalah dengan aksi-aksi premanisme seperti itu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya.

"Tak boleh kalah dengan aksi kejahatan korporasi yang menghalalkan keuntungan dengan segala cara," pungkasnya.

Baca juga:
Aktivis Salim Kancil dibunuh seperti korban tragedi 1965
Ini kronologi sadisnya penyiksaan dan pembunuhan aktivis di Lumajang
Menghadang tambang liar, nyawa Salim melayang
Ini pengakuan istri Tosan saat selamatkan suami dari amukan preman
Polisi buru otak pelaku pembunuhan aktivis antitambang Lumajang
Kesaksian istri lihat aktivis anti tambang dikeroyok 30 orang
Alasan Salim & Tosan tolak penambangan pasir hingga akhirnya dibunuh

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.