LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri: 25 Personel Gugur Akibat Kelelahan saat Kawal Demokrasi, Bukan Intimidasi

Dalam kesempatan itu, Tito juga menyampaikan saat proses pemungutan suara pada 17 April lalu, tak ada kejadian signifikan dan ini merupakan prestasi bagi bangsa Indonesia.

2019-05-07 16:30:00
Pemilu 2019
Advertisement

Sebanyak 25 personel Polri gugur dalam tugas mengawal demokrasi Indonesia tahun 2019. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan 25 personel yang meninggal ada beberapa penyebab, antara lain karena sakit dan kecelakaan lalu lintas.

"Anggota Polri yang meninggal sebanyak 25 orang dan meninggal saat masuk tugas dan itu masuk kategori gugur. Delapan orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan 17 orang karena sakit," jelasnya saat menghadiri rapat dengan Komite I DPD RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

Dia pun membantah anggotanya meninggal karena adanya tekanan atau intimidasi. Anggota Polri yang meninggal karena memiliki riwayat gangguan kesehatan.

Advertisement

"Kita pahami karena ada gangguan kesehatan. Adanya isu karena intimidasi dan lain-lain, kami menolak tegas," kata Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito juga menyampaikan saat proses pemungutan suara pada 17 April lalu, tak ada kejadian signifikan dan ini merupakan prestasi bagi bangsa Indonesia. Pihaknya mencatat hanya ada tiga kasus yang tak terlalu serius yaitu penganiayaan anggota Linmas terhadap Ketua KPPS di Musi Rawas. Selain itu dua kasus ditemukan di Sampang dimana ada rebutan dua warga menjadi saksi parpol.

"Akhirnya berantem dari satu partai tertentu. Ada yang luka. Sudah ditangkap dan proses. Kasus lainnya di Sampang juga dimana ada yang melarikan satu kotak suara, motif ekonomi," sebutnya.

Advertisement

"Tidak ada kejadian signifikan dari Sabang sampai Merauke. Yang ada pemilihan suara ulang, lanjutan, susulan," pungkasnya.

Baca juga:
Sempat Dirawat Seminggu, Anggota KPPS di TPS Pasarkliwon Meninggal
Komisi II Minta Pemerintah Buka Daftar Nama Petugas KPPS Meninggal
Fahri Hamzah Usul Komisi II Bentuk Tim Investigasi Petugas KPPS Meninggal
KPU Kalteng: 70 Petugas Pemilu Sakit, 4 Meninggal Dunia
440 Petugas KPPS Meninggal, PAN Sepakat Pemilu Serentak Dievaluasi
Alami Sesak Napas Sehari Setelah Pemilu, Anggota KPPS di Makassar Meninggal Dunia

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.