Kapolresta Manado Tegaskan Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Mega Mall Manado
Kapolresta Manado berkomitmen mengusut tuntas penyebab Kebakaran Mega Mall Manado yang terjadi pada Sabtu malam, dengan melibatkan tim ahli untuk olah TKP komprehensif.
Kebakaran hebat melanda Mega Mall Manado di Kawasan Megamas, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 20.45 Wita. Peristiwa ini memicu kepanikan pengunjung dan karyawan, serta menyebabkan satu korban jiwa dan empat lainnya berhasil diselamatkan dari kepungan asap. Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dan memulai penyelidikan intensif.
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menegaskan komitmen kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut. Garis polisi telah dipasang di area terdampak dan aliran listrik diputus total guna mencegah potensi korsleting susulan. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan lokasi sebelum tim ahli melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Sulawesi Utara untuk segera menggelar olah TKP. Penyelidikan mendalam akan dilakukan begitu struktur bangunan dinyatakan aman dan dingin. Selain itu, personel Samapta dan Brimob Polda Sulut disiagakan di lokasi strategis untuk mengantisipasi kemacetan dan mencegah tindakan kriminalitas.
Penyelidikan Mendalam dan Langkah Pengamanan Lokasi
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif untuk mengungkap penyebab pasti Kebakaran Mega Mall Manado. Pemasangan garis polisi menjadi langkah awal pengamanan lokasi kejadian. Pemutusan aliran listrik total juga dilakukan untuk menghindari risiko tambahan dan memastikan keselamatan tim yang akan bekerja di lapangan.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Sulawesi Utara akan segera turun tangan untuk melakukan olah TKP. Proses ini akan dimulai setelah kondisi bangunan dipastikan benar-benar aman dan tidak ada lagi potensi bahaya. Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas mengenai asal mula api dan faktor-faktor pemicunya.
Selain fokus pada penyelidikan, kepolisian juga mengerahkan personel untuk menjaga keamanan di sekitar Kawasan Megamas. Personel Samapta dan Brimob Polda Sulut disiagakan di titik-titik strategis. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang parah serta mencegah potensi penjarahan terhadap aset-aset toko yang berada di dalam mal.
Kronologi Kejadian dan Respons Darurat Petugas
Peristiwa Kebakaran Mega Mall Manado bermula pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.45 Wita, ketika kepulan asap hitam tiba-tiba muncul. Asap tebal ini terdeteksi pertama kali di area rumah makan dan ruang kantor di lantai empat gedung. Saksi mata di lokasi kejadian, termasuk petugas kebersihan dan keamanan, segera memberikan peringatan kepada pengunjung.
Situasi sempat kacau balau karena asap tebal dengan cepat menyebar, menghalangi pandangan, dan memutus akses jalan utama di dalam gedung. Ratusan pengunjung yang panik diarahkan untuk segera turun melalui tangga darurat. Respon cepat dari petugas di lapangan membantu mengarahkan evakuasi pengunjung demi keselamatan mereka.
Sebanyak 11 armada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado dan satu unit AWC Polda Sulut dikerahkan untuk memadamkan api. Mereka berjuang hingga menjelang tengah malam untuk menjinakkan "si jago merah". Selain itu, delapan ambulans, termasuk dari Bidang Dokkes dan RS Bhayangkara Manado, disiagakan untuk antisipasi evakuasi korban.
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono bersama pejabat utama polda juga langsung turun ke lokasi kejadian untuk memantau penanganan darurat. Proses evakuasi dilakukan dengan menyisir seluruh sudut gedung untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak. Sayangnya, satu orang perempuan berinisial PT ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di ruang kantor, sementara empat lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Imbauan Keamanan dan Penanganan Pasca-Kebakaran
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendekati area reruntuhan kebakaran demi keselamatan bersama. Ia juga meminta agar tidak menyebarkan informasi atau asumsi yang belum dipastikan kebenarannya di media sosial. Hal ini penting untuk menghindari kepanikan publik dan menjaga situasi tetap kondusif.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya menyerahkan penanganan kasus Kebakaran Mega Mall Manado ini kepada petugas dan tim ahli. Kerugian materiil akibat kebakaran besar ini masih dalam proses pendataan dan pendalaman lebih lanjut. Pihak manajemen Mega Mall dan penyidik kepolisian akan bekerja sama untuk menghitung total kerugian yang ditimbulkan.
Koordinasi antara Polresta Manado, Polsek Wenang, Ditsamapta, Ditreskrimum, Sat Brimob, dan Bidang Dokkes Polda Sulut menunjukkan keseriusan dalam penanganan insiden ini. Semua pihak berupaya maksimal untuk mengamankan TKP, mengalihkan arus lalu lintas, membantu evakuasi, serta memberikan bantuan medis yang diperlukan. Penanganan pasca-kebakaran akan terus berlanjut hingga semua aspek terselesaikan.
Sumber: AntaraNews