Kapolda Metro: Pelaku teror dan pencurian dengan kekerasan masih ABG
"Untuk yang di Jakarta Selatan, saya tanya motifnya membacok apa? Mereka diam saja," kata Irjen Pol Unggung.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, kebanyakan para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) merupakan para remaja (Anak Baru Gede) yang seharusnya mengenyam pendidikan di sekolah.
"Kalau kita lihat pelaku curas di Depok, pelakunya 3 orang merupakan ABG, sementara satu sudah dewasa. Bahkan yang kemarin (aksi pembacokan siswa SMP) di Cilandak, pelakunya adalah siswa SMP," ujar Unggung Cahyono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/2).
Bahkan, Unggung mengungkapkan, dari pengakuan para remaja tersebut seperti yang terjadi di Jakarta Selatan, para pelaku ketika ditanya motifnya apa hanya bisa diam.
"Untuk yang di Jakarta Selatan, saya tanya motifnya membacok apa? Mereka diam saja. Sampai sekarang itu korban urat nadinya masih terluka dan masih di rumah sakit," jelas Unggung.
Selain itu, pelaku perakitan bom di Bekasi juga diketahui baru berusia 18 tahun. "Pelaku bom ini kita tangkap di Medan, dan dari Medan kita titipkan dulu di KPAI, walaupun tentu kita akan lakukan proses hukum," tandasnya.
"Hal-hal seperti ini yang akan terus kita tindak lanjuti. Bagaimana tindakan preventif dari orangtua dan masyarakat supaya generasi muda kita tidak terjerumus dalam perilaku kriminal," pungkasnya.
Baca juga:
Polda Metro Jaya rilis ratusan pelaku begal dan curanmor Ibu Kota
Pergoki maling, anggota TNI kena tembak di tangan hingga tembus
Rumah Kadinsos OKI dibobol kawanan pencuri, belasan batu akik raib
Janda muda ini curi motor dengan modus memberikan layanan di ranjang
Pasang foto motor curian di facebook, lima pelajar diciduk
Tega, suami tinggalkan istri yang hamil 2 bulan untuk pergi mencuri
Parah, 2 sekawan gandakan kunci lalu curi motor teman