Kapolda Jatim bakal beri 'reward' ke polisi yang ditabrak bandar narkoba
Bripka Yulianto, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya masih terbaring di ranjang Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Sebelumnya, Bripka Yulianto ditabrak mobil bandar narkoba saat hendak dihentikan.
Bripka Yulianto, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya masih terbaring di ranjang Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Sebelumnya, Bripka Yulianto ditabrak mobil bandar narkoba saat hendak dihentikan.
Pelaku yang diketahui bernama Ifron Muchtarom itu sebelum menabrak Bripka Yulianto sudah ditangkap Satreskrim Polsek Simokerto, Kamis (15/2) dini hari. Namun, saat akan diperiksa, pelaku kabur.
Bripka Yulianto yang masih terbaring di RS tersebut langsung dijenguk Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin, sejumlah pejabat utama Polda Jawa Timur, dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, hari ini. Menurut, Irjen Pol Machfud Arifin, Bripka Yulianto tidak mengalami luka serius.
"Anggota hanya mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuh saja, tidak terlalu berat," kata Irjen Pol Machfud Arifin, Jumat (16/2).
Menurut dia, berdasarkan keterangan dokter, hasil rontgen menunjukkan kondisi Bripka Yulianto tidak begitu parah. Meski begitu, tetap membutuhkan perawatan beberapa hari, guna pemulihan. Setelah menjalani perawatan, Bripka Yulianto bisa menjalankan rutinitas seperti biasa.
"Anggota yang menjalankan dinas seperti ini pasti akan kami berikan reward. Bentuk rewardnya macam-macam, dan tim yang menilai dari Irwasda dan Karo SDM," katanya.
Diketahui, Ifron Muchtarom, buron kasus narkoba, ditangkap anggota Satreskrim Polsek Simokerto. Saat proses introgasi di Mapolsek Simokerto Surabaya, dia melarikan diri dan diketahui berada di Jalan Kunti Surabaya dengan mengendarai mobil Toyota Vios nomor polisi L 1555 QO.
Polisi yang mengetahui lokasinya, langsung memburunya. Tapi, tersangka masih melarikan diri dengan melajukan kendaraan berkecepatan tinggi. Bahkan, saat dihentikan oleh Bripka Yulianto, Ifron justru menabraknya.
Setelah itu, Ifron juga menabrak warga. Sehingga polisi berulangkali mengeluarkan tembakan peringatan. Tersangka Ifron baru ditangkap, setelah terjebak kemacetan di Jalan Bunguran, depan Pasar Atom, Surabaya.
Warga yang berada di dekat lokasi menghajar tersangka. Bahkan mobilnya juga dirusak, dipukul dengan menggunakan kayu. Tidak lama, polisi menangkap tersangka.
Baca juga:
Polisi tangkap pria plontos yang tanduk kepala polisi di Matraman
Tessa sengaja jatuhkan STNK, saat Bripda Dimas ambil lalu sengaja tancap gas
Tak terima terjaring razia, pengendara dorong polisi hingga masuk got
Ditangkap usai jotos perwira polwan, sopir truk minta maaf dan cium tangan
Polisi tangkap pengendara mobil yang seret Bripda Dimas di jalur Transjakarta