LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda Jabar waspadai peredaran uang palsu jelang Pilgub

Sepanjang tahun 2017, Polda Jabar telah mengamankan 9.700 lembar uang palsu (upal). Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi mewaspadai peningkatan peredaran upal jelang Pilkada Serentak tahun depan.

2017-11-15 13:42:11
uang palsu
Advertisement

Sepanjang tahun 2017, Polda Jabar telah mengamankan 9.700 lembar uang palsu (upal). Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi mewaspadai peningkatan peredaran upal jelang Pilkada Serentak tahun depan.

Untuk itu, dia meminta Bank Indonesia, perbankan dan lembaga pengawasnya untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Tahun depan Pilkada serentak. Politik uang pasti ada. Masyarakat di tingkat lower class lebih banyak, korelasinya dengan tingkat pendidikan yang kurang. Kami minta kepada pimpinan BI untuk terus sosialisasi. Kami siap membantu," katanya saat ditemui usai acara pemusnahan barang temuan uang palsu di KPw Bank Indonesia Jawa Barat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Rabu (15/11).

Advertisement

Lebih lanjut ia menyebut, Polda Jabar dalam satu tahun sudah mengungkap 9.000 lembar uang palsu dalam tujuh kasus dengan 15 tersangka. Seluruh Polres yang berada di wilayah Polda Jabar diminta untuk membongkar semua elemen dan mata rantai kasus uang palsu.

"Ini merupakan keprihatinan kami sebagai polisi. Pelaku memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk ditipu. Untuk itu kami siap melakukan tindakan preventif. Jika menemukan kasus uang palsu, saya instruksikan Polres harus menemukan pelaku, tempat produksi dan jaringannya. Bongkar semua," tegasnya.

"Masyarakat juga harus lebih hati-hati," imbuhnya.

Advertisement

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Wiewiek Sisto Widayat mengaku akan bekerja sama dengan Kepolisian dalam melakukan sosialisasi mengenai uang palsu kepada masyarakat.

"Sosialisasi dilakukan lebih masif. Kami juga berharap pihak Kepolisian membantu kami untuk memberi pemahaman dan memberi tahu ciri-ciri keaslian uang rupiah," pungkasnya.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.