Kapal tanker Pertamina meledak di Belawan, 3 pekerja tewas
Saat kapal meledak, puluhan pekerja perbaikan kapal, termasuk tiga korban, sedang bertugas.
Tiga pekerja dilaporkan tewas setelah kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) yang sedang perbaiki meledak di Belawan, Medan. Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan ini.
"Kejadiannya kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB, tapi kami baru mendapat laporan sekitar pukul 20.30 WIB. Faktanya ada 3 orang tewas," kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung saat dihubungi wartawan, Selasa (14/4).
Dia memaparkan, kapal yang meledak sedang dalam perbaikan di salah satu dermaga di Pelabuhan Belawan. Ketika itu, puluhan pekerja perbaikan kapal, termasuk tiga korban, sedang bertugas di sana.
Informasi dihimpun di RSU Pirngadi, Medan, ketiga korban tewas masing-masing Minarto (33), warga Medan Marelan; Suharto (50), warga Gaperta; dan Martin (35), warga Sungai Mati, Medan Labuhan.
Akibat ledakan itu kapal terbakar dan ketiga pekerja mengalami luka bakar. Namun ada dugaan mereka tewas akibat keracunan asap. Jenazah ketiganya kemudian dibawa ke RSU Pirngadi Medan sekitar pukul 21.00 WIB. "Kami masih menunggu hasil autopsi," jelas Aswin.
Dia memaparkan, polisi masih menyelidiki kasus kebakaran ini. Lima orang sudah diambil keterangan.
Sementara itu, External Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Brasto Galih Nugroho membenarkan kapal yang meledak itu merupakan milik Pertamina. Dia juga memastikan yang meledak merupakan kapal tanker.
"Benar, itu kapal Pertamina yang sedang diperbaiki di perusahaan lain," ucapnya.
Baca juga:
18 WNI selamat dari insiden kebakaran kapal di Australia
Gara-gara korsleting listrik, dua kapal nelayan di Angke terbakar
Kapal penarik tongkang meledak di Donggala satu orang tewas
Puskamnas sebut ledakan di Tanah Abang berasal dari bom rakitan
49 Bom banting ukuran bola tenis ditemukan di Tanah Abang
Ini dua masjid di Yaman yang diserang bom saat salat Jumat