Kapal pesiar Ocean Dream berlabuh di Jateng, penyambutan lebih meriah dibanding Bali
Popularitas Jawa Tengah sebagai destinasi wisata kalah dengan Bali dan Yogyakarta. Namun untuk urusan penyambutan wisatawan, Jateng diakui mengalahkan Bali.
Kapal pesiar Ocean Dream berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (24/3). Penumpang kapal yang berjumlah 837 orang, terdiri dari 517 wisatawan dan 320 kru tersebut akan melakukan kunjungan wisata ke Candi Borobudur dan sejumlah tempat di Semarang.
Kasi Promosi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Mieke mengatakan kedatangan Ocean Dream adalah salah satu dari 10 pelayaran dari Yokohama, Jepang. Di Semarang, wisatawan tersebut akan diajak ke Kota Lama, Lawang Sewu serta mengunjungi beberapa sekolah.
"Wisman Jepang memang menjadi salah satu target prioritas yang akan kami tarik ke Jawa Tengah, selain China, Thailand dan Timur Tengah. Agar mereka tidak hanya kenal Bali," katanya.
Mieke mengakui popularitas Jawa Tengah sebagai destinasi wisata kalah dengan Bali dan Yogyakarta. Padahal, potensi yang dimiliki tidak kalah dengan tujuan wisata lain.
"Kemarin saya di Malaysia, ketika pameran wisata saya melihat dan mendengar bahwa Candi Borobudur itu berada di Yogya. Ini kan jadi persoalan. Ini yang akan terus kita benahi," katanya.
Meski saat ini kalah bersaing, tapi Mieke mengklaim sambutan untuk wisatawan yang datang ke Jawa Tengah paling meriah karena ada pemberian cinderamata, pertunjukan kesenian tradisi, gamelan, dan tari. Soal kemeriahan penyambutan ini, diakui Judaswara Virga, Deck Administrator Ocean Dream.
"Dari destinasi pada pelayaran ini, penyambutan di Jawa Tengah ini paling meriah, Bali kalah dalam penyambutannya. Dan sepertinya benar-benar disiapkan dengan serius. Kami sangat senang dan ini sangat berkesan, terlebih pertunjukan tradisi itu," ungkapnya.
Ocean Dream yang berbendera Panama tersebut bertolak dari Yokohama pada 7 Maret lalu, dan pelajarannya selesai pada 23 April 2018. Kapal ini telah berlabuh di Koror Palau, Chile, Dili, Benoa, Semarang, Klang Malaysia, Yangon Myanmar, Singapore, Kamboja, Hainan China dan kembali ke Yokohama.
"Tapi perjalanan dari Chile ke Indonesia ini pemandangannya luar biasa. Terlebih ini summer, jadi lautan cukup tenang. Dan lautan Indonesia ini kalem," katanya. Dia mengatakan, untuk pemandangan lautan Indonesia yang paling menjadi daya tarik penumpang adalah kepulauannya yang menyajikan eksotisme seperti Bali dan Benoa.
Ocean Dream kapal pesiar mewah yang dibangun pada tahun 1981. Kapal tersebut mulai berlayar untuk Carnival Cruise Line sebagai Tropicale pada tahun 1982 dengan panjang 205 meter dan mampu membawa 1.422 penumpang dan awak kapal 550.
Baca juga:
Pemilik super yacht yang disita Bareskrim untuk FBI gugat praperadilan
Super Yacht di Bali, Polri tegaskan tak terlibat penyelidikan FBI
Bareskrim bantah media Malaysia sebut ada RM 1 miliar di Equanimity
Cerita kapal pesiar mewah seharga Rp 2,5 miliar hangus di tengah laut
Kerjasama dengan FBI, Polri sebut kapal pesiar mewah sudah diburu selama 2 tahun