LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kantor KONI Jawa Barat disegel massa

"Kami dari Aranko ingin KONI ini dibersihkan. Bukan kita ingin menghambat PON," kata Nurhadi

2015-11-05 11:00:38
Merdeka Bandung
Advertisement

Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, disegel oleh massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Anti Narkoba dan Korupsi (Aranko). Aksi tersebut sebagai bentuk bentuk kekecewaan karena pihak pengurus tak mengindahkan peraturan yang telah diterapkan pemerinah.

Kordinator Aranko, Nurhadi mengatakan, selama ini pihak KONI Jawa Barat tidak menyelesaikan pertanggungjawaban dana hibah dari APBD yang bernilai ratusan miliar. Pihaknya pun selama ini telah mengamati kinerja para pengurus.

"Kami kesal mengamati dan merasakan kinerja pengurus KONI Jabar. Utamanya LPJ kinerja dan keuangan periode 2010-2014, hibah APBD Rp 367 miliar tak kunjung usai pertanggungjawabannya," kata Nurhadi di depan Kantor KONI Jabar, Kota Bandung, Kamis (5/11).

Menurutnya, anggaran miliaran rupiah itu tak sebanding dengan penyediaan barang dan jasa selama ini. "Apapun bentuk penyediaan barang dan jasa lebih dari 200 juta harus melalui mekanisme lelang, bukan seperti ini, KONI melakukan tindakan sewenang-wenang," ujarnya.

Selain itu Nurhadi menuturkan, KONI harus diperhatikan secara khusus oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat. Sebab, kata dia, beberapa waktu lalu salah satu oknum telah terjerat kasus narkoba oleh BNN.

"Ada beberapa pengurus pusat yang terkena kasus narkoba. Kalau tdak dibersihkan dari sekarang mau kapan lagi? Karena ini harus ada perhatian khusus dari Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat," jelasnya.

Atas aksi kekecewaannya itu, lanjut Nurhadi, pihaknya tak bermaksud untuk menghambat terwujudnya PON XIX tahun 2016. Namun, dia berharap oknum-oknum yang tak bertanggung jawab segera dibersihkan dari KONI.

"Kami dari Aranko ingin KONI ini dibersihkan. Bukan kita ingin menghambat PON, justru di sini lah kita mendukung Jabar ini menjadi ke satu," tandasnya.

Baca juga:
Meeting mulai Rp 75 ribu di Hotel Dafam Rio di Kota Bandung
'Bandung Harp's Project' ingin sebar virus harmonika di Bandung
Menginap di Hotel Dafam Rio dapat diskon 55 Persen
Tak ada sponsor Festival Kampung Kreatif terancam batal
Warga Kota Bandung keluhkan kualitas raskin
Kementerian Pariwisata serius urus wisata ritual di Bandung
Institute Seoul Consortium studi transportasi di Kota Bandung

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.