Kalaupun promo berakhir, Go-Jek berani pasang tarif kompetitif
"Kan subsidi juga secara bertahap," ujar Nadiem.
Go-Jek sebagai salah satu moda transportasi yang makin populer akhir-akhir ini menambah kembali masa promo mereka yang membuat penumpangnya hanya cukup membayar dengan tarif murah untuk setiap tujuan.
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, optimis kalaupun promonya berakhir, perusahaannya masih akan mampu bersaing tarif dengan kompetitor lain dan para tukang ojek konvensional lainnya.
"Kalaupun promo nanti berakhir, kami yakin tarif masih akan bersaing, pastilah itu. Kan subsidi juga secara bertahap," ujar Nadiem saat ditemui usai melakukan rapat koordinasi dengan Dishubtrans DKI dan Dirlantas Polda, di kantor Dishubtrans, Jati Baru, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).
"Apalagi saya rasa, kalau sistem itu lebih efisien, pasti akan ikut menurunkan harga kan," katanya menambahkan.
Nadiem juga optimis jika harus bersaing dengan Grab Bike maupun ojek konvensional. "Tapi kalaupun harga juga sangat bersaing, kemudahan yang diberikan melalui aplikasi kan juga menambah poin kita di mata konsumen. Saya rasa sih demikian, walaupun saya juga enggak bisa kasih kepastian," pungkasnya.
Baca juga:
Bos GO-JEK tak mau disalahkan soal keluhan driver sulit cairkan uang
Persaingan panas GO-JEK vs GrabBike, berujung sentimen RI-Malaysia
Rekrut 16.000 driver, bos GO-JEK pinjam Gelora Bung Karno
Nadiem tegaskan GO-JEK buatan anak bangsa, GrabBike dari Malaysia
Bos GO-JEK: Saya akan tarik driver GrabBike beralih ke GO-JEK