Kalahkan Persita 3-0, Persijap Jepara Lolos Degradasi Super League 2025/26
Persijap Jepara berhasil memastikan diri lolos dari ancaman degradasi Super League 2025/26 setelah menaklukkan Persita Tangerang 3-0 di kandang lawan. Kemenangan ini membawa mereka menjauh dari zona merah.
Persijap Jepara berhasil mengamankan posisinya di Super League 2025/26. Kepastian ini didapat setelah tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut meraih kemenangan telak atas Persita Tangerang. Pertandingan sengit ini berakhir dengan skor 3-0.
Laga penting ini berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, di Banten International Stadium (BIS). Kemenangan krusial ini diraih pada pekan ke-32 Super League. Hasil positif ini membawa dampak signifikan bagi posisi Persijap di klasemen sementara.
Tiga gol kemenangan Persijap dicetak oleh Dicky Kurniawan, Abdallah Sudi, dan Carlos Franca. Hasil ini tidak hanya mengamankan Persijap dari degradasi, tetapi juga menunjukkan performa impresif mereka di kandang lawan.
Dominasi Laskar Kalinyamat di Markas Lawan
Meskipun bermain di hadapan pendukung lawan, Persijap Jepara menunjukkan permainan solid sejak awal. Persita Tangerang yang bertindak sebagai tuan rumah sempat mencoba menekan pertahanan Persijap. Pada menit ke-5, Esal Sahrul mendapatkan peluang emas melalui tembakan jarak jauh, namun kiper Persijap, Sendri Johansyah, berhasil mengamankan bola dengan baik.
Ancaman kembali datang dari tuan rumah pada menit ke-13, kali ini melalui penyerang asal Serbia, Aleksa Andrejic. Ia berhasil melewati kawalan pemain belakang Persijap dan masuk ke kotak penalti. Sayangnya, sepakannya hanya membentur tiang gawang, menggagalkan upaya Persita untuk unggul lebih dulu.
Persijap justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-25. Berawal dari pergerakan lincah Iker Guarrotxena di sisi kanan lapangan, umpan terukurnya berhasil disontek oleh Dicky Kurniawan. Gol ini membawa Laskar Kalinyamat unggul 1-0 dan mengubah jalannya pertandingan.
Tertinggal satu gol, Persita berupaya membalas dengan melancarkan sejumlah serangan dan bola-bola panjang. Hokky Caraka beberapa kali merepotkan lini belakang Persijap, sementara peluang dari situasi bola mati melalui tandukan Javlon Guseynov juga masih mampu digagalkan oleh penampilan gemilang Sendri Johansyah. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Persijap tetap bertahan.
Gol Cepat dan Kartu Merah Amankan Kemenangan
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan perubahan pemain untuk meningkatkan intensitas permainan. Persita memasukkan Ahmad Nur Hardianto menggantikan Esal Sahrul. Sementara itu, Persijap melakukan dua pergantian sekaligus dengan memainkan Alexis Gomez dan Rendi Saepul.
Persita sempat mencoba mengambil alih permainan dan menciptakan beberapa peluang. Namun, penampilan solid Sendri Johansyah di bawah mistar gawang membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol. Kiper Persijap ini menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.
Persijap kemudian berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-74. Umpan terukur dari Diego Brito dari lini belakang berhasil disambut dengan tandukan keras Sudi Abdallah. Gol ini mengubah skor menjadi 2-0, memberikan keunggulan yang lebih nyaman bagi tim tamu.
Hanya dua menit berselang, Persijap kembali mencetak gol. Carlos Franca berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Persita sebelum mengecoh kiper Igor Rodrigues. Dengan tenang, Franca menceploskan bola ke gawang, membawa tim tamu unggul 3-0. Situasi Persita semakin sulit setelah Javlon Guseynov menerima kartu merah pada menit ke-80 akibat melanggar Kurniawan. Bermain dengan 10 pemain membuat Persita kesulitan bangkit di sisa waktu pertandingan. Hingga laga usai, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persijap Jepara.
Posisi Aman dan Perjalanan Super League
Kemenangan penting ini membawa Persijap Jepara naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/26. Mereka kini mengoleksi 34 poin dari 32 pertandingan yang telah dimainkan. Dengan dua laga tersisa, Persijap berhasil terpaut enam poin dari zona degradasi, memastikan mereka aman dari ancaman turun kasta.
Di sisi lain, Persita Tangerang tetap berada di posisi kesembilan klasemen dengan 44 poin dari 32 pertandingan. Meskipun kalah telak, posisi mereka di papan tengah masih relatif aman. Hasil ini menegaskan bahwa Persijap Jepara layak bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Susunan Pemain:
- Persita Tangerang (4-2-3-1): Igor Rodrigues; Muhammad Toha, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Zalnando; Bae Shin-Young (Zulfan Djiaulhaq 58’), Ramon Bueno (Jack Brown 83’); Hokky Caraka (Dejan Racic 58’), Pablo Ganet, Esal Sahrul (Ahmad Nur Hardianto 46’); Aleksa Andrejic
- Persijap Jepara (4-2-3-1): Sendri Johansyah; Rahmat Hidayat (Buyung Ismu Lessy 60’), Diogo Brito, Tiri, Najeeb Yakubu; Borja Martinez, Aly Ndom (Alexis Gomez 46’); Dicky Kurniawan (Firman Ramadhan 84’), Adzikry Fadillah (Rendi Saepul 46’), Carlos Franca (Akbar Arjunsyah 90+); Iker Guarrotxena (Sudi Abdallah 60’)
Sumber: AntaraNews