Kakak beradik jadi korban kebakaran Kosambi, satu meninggal dua selamat
Namun, nasib Deni tidak seberuntung kedua saudaranya. Dia harus kehilangan nyawa karena keganasan si jago merah. Anggi berucap syukur, meski luka bakar mengelilingi tubuhnya dari muka, lengan, badan hingga kaki.
Anggi (18), korban ledakan pabrik kembang api di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, mengalami luka serius disekujur tubuhnya. Dua saudara Anggi, Deni dan Muhamad Takeni juga menjadi korban kebakaran tersebut.
Namun, nasib Deni tidak seberuntung kedua saudaranya. Dia harus kehilangan nyawa karena keganasan si jago merah. Anggi berucap syukur, meski luka bakar mengelilingi tubuhnya dari muka, lengan, badan hingga kaki.
"Alhamdulillah masih dikasih selamat, namanya musibah engga ada yang kepengen," kata pria yang sudah 3 bulan bekerja di pabrik kembang api maut, di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/11).
Disebutkannya, Anggi bekerja di tempat itu bersama dua saudara kandungnya yang lebih dulu mengadu nasib di gudang kembang api itu. Bersama kakak tertuanya Deni dan Muhamad Taneri kakak ke empat Anggi.
"Saya bertiga, kakak saya dua juga bekerja di situ," katanya.
Namun sayang, kakaknya ketiganya, Deni kehilangan nyawa di pabrik maut tersebut. Sementara Muhamad Taneri, sudah kembali ke Tegal, semalam bersama rombongan jenazah yang juga warga Lebak Siu.
Anggi mengaku, pabrik itu sebelumnya adalah gudang penyimpanan kembang api, dan baru dua bulan belakangan, tempat itu juga memproduksi kembang api.
"Saya kerja sudah tiga bulan, tapi dulu itu hanya gudang," ucap anak ke lima pasangan Sofiyah dan Yanto itu.
Dia mengaku pasrah dengan kondisi yang dia alami sekarang, dan berusaha menjadikan untuk cepat sehat dan bisa beraktifitas kembali.
"Bantu doanya, tapi syukur alhamdulillah ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya," tutupnya.
Baca juga:
8 Pasien korban kebakaran gudang mercon mulai stabil, 1 masih dirawat di ICU
Luka bakar 30 persen, korban kebakaran pabrik petasan sudah bisa pulang
Detik-detik Anggi menerobos api kebakaran pabrik petasan di Kosambi
Tim DVI RS Polri kembali berhasil identifikasi 4 jenazah korban ledakan di Kosambi