KAI Daop 4 Tolak 3.116 Penumpang di Masa Angkutan Nataru, Rata-rata Belum Divaksin
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang menolak ribuan calon penumpang kereta api selama masa angkutan libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Mereka gagal berangkat karena tidak memenuhi syarat perjalanan akhir tahun.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang menolak ribuan calon penumpang kereta api selama masa angkutan libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Mereka gagal berangkat karena tidak memenuhi syarat perjalanan akhir tahun.
"Total pelanggan yang ditolak berangkat ada 3.116 pelanggan. Rata rata belum vaksin pertama dan kedua 361 pelanggan. Pelanggan usia di bawah 12 tahun belum PCR 662 pelanggan, dan tidak antigen 2.082 pelanggan. Biaya pembelian tiket dikembalikan 100 persen," kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro di Semarang, Senin (3/1).
Baca juga:
Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp35 Ribu
Awal Pekan, Pengguna KRL Naik 8 Persen
Ini Syarat Penumpang Dapat Layanan Rapid Test Antigen Rp35 Ribu di Stasiun
Dia menyebut penolakan calon penumpang berlangsung sejak 17 Desember 2021 hingga Januari 2022. Selama angkutan Nataru, KAI Daop 4 Semarang melayani 145.155 pelanggan kereta api jarak jauh dan lokal.
"Okupansinya mencapai 30 persen dari kapasitas yang tersedia yaitu sebanyak 483.816 tempat duduk," ungkapnya.
Syarat Penumpang KA
Selama periode Nataru, Krisbiyantoro mengatakan perjalanan kereta Argo Bromo Anggrek jurusan Semarang Tawang-Gambir, Jakarta, menjadi kereta api favorit penumpang. Kereta api lain yang juga diminati yakni KA Dharmawangsa relasi Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi, Jawa Timur; KA Gumarang relasi Semarang Tawang-Pasar Senen, Jakarta; dan KA Harina jurusan Semarang Tawang-Bandung.
(mdk/yan)