Kabur pelajaran olahraga, siswi SD tewas tertimpa batu kali
Korban memisahkan diri bersama lima orang temannya dari rombongan anak kelasnya dan memilih menuju ke arah Kali Gedung.
Nasib naas dialami Pradipta Nanda Olifia (12). Siswi kelas tiga SD Negeri Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, tewas dalam kondisi mengenaskan karena tertimpa batu di Kali Gedung, Gunungpati, Kota Semarang saat mengikuti pelajaran olahraga, Kamis (10/9).
Kejadian bermula saat siswi yang sempat tinggal di kelasnya sebanyak tiga kali ini menyusuri daerah persawahan, yang jaraknya sekitar tiga kilometer dari sekolah bersama teman-teman sekelasnya. Saat itu, korban memisahkan diri bersama lima orang temannya dan menjauh dari rombongan anak kelasnya dan memilih menuju ke arah Kali Gedung.
Meski guru olahraga sempat memperingatkan dirinya dengan meniup peluit. Namun, mereka tetap tidak menghiraukan peringatan tersebut dan berlalu saja.
"Mereka itu berenam memisahkan diri dari rombongan. Terus dia (korban) terpeleset jatuh ke bawah sungai dan tertimpa batu besar," jelas SS salah seorang siswa teman korban yang ditemui wartawan di rumah korban.
Melihat korban langsung tak sadarkan diri, kelima temanya langsung merasa ketakutan dan bergegas memberitahu guru serta warga disekitar lokasi kejadian. Kemudian bersama-sama warga, korban pun langsung dievakuasi dan dibawa pulang ke rumahnya di Pongangan RT 1/2, Pongangan Gunungpati, Kota Semarang.
Salah satu warga sekitar Kali Gedung, Sunarto (41) mengatakan, saat dievakuasi korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Hingga akhirnya dievakuasi dan diantar jenazahnya ke rumah korban dengan menggunakan mobil.
"Pas kami evakuasi sudah meninggal. Korban kami evakuasi dengan cara diangkat menggunakan sarung sampai pemukiman, langsung dibawa ke rumahnya menggunakan mobil," terangnya.
Mendapatkan laporan adanya pelajar yang tewas itu, petugas Polsek Gunungpati yang datang di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saksi mata kejadian tragis itu juga langsung memintai keterangan.
Sementara itu, Tim inafis Polrestabes Semarang juga sempat memeriksa dan mengidentifikasi jenazah korban. Korban diketahui tewas akibat luka berat pada bagian kepala yang cukup parah.
"Korban tewas di lokasi. Luka di bagian kepala karena terbentur batu," kata salah seorang petugas Inafis Polrestabes Semarang kepada wartawan di TKP.
Saat ini, jasad korban sudah berada di rumah duka dan akan langsung disemayamkan oleh pihak keluarga. Sementara guru olahraga korban hingga siang ini masih dimintai keterangan oleh petugas polisi di Mapolsek Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Baca juga:
Lagi unggah foto selfie, pria ini tewas jatuh dari ketinggian
Tower internet kantor bupati Pelalawan tumbang, seorang warga tewas
Lagi asyik bercinta, sejoli jatuh dari benteng peninggalan Napoleon
Terjatuh, petugas kebersihan tewas tergiling mesin
Diduga penyakit kambuh, Robert terjatuh dari kamar hotel di Bali
Pensiunan guru SD ditemukan tewas di kamar mandi
Kamar hotel digerebek, Adelia tewas lompat dari lantai 6