Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pensiunan guru SD ditemukan tewas di kamar mandi

Pensiunan guru SD ditemukan tewas di kamar mandi Pensiunan guru SD ditemukan tewas di kamar mandi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anastasya Suesti (70), seorang pensiunan guru Sekolah Dasar (SD), warga Jalan Panca Karya Blok 33 Nomor 182 RT 4 RW 6, Kelurahan Rejosari, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya.

Korban tewas diduga karena usianya yang sudah lanjut dan dalam kondisi sakit terjatuh saat ke kamar mandi. Akibat terbentur saat terjatuh itulah korban mengalami gegar otak dan tidak tertolong.

"Saya temukan istri saya sudah tergeletak sejak pukul 14.45 WIB siang tadi. Karena panik saya kemudian meminta tolong kepada para tetangga," ungkap Y.CH Suseno (74), suami korban kepada petugas kepolisian di kediamannya, Selasa (23/6).

Mendengar teriakan saksi, beberapa tetangga kemudian mendatangi rumah korban. Lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh bagian tubuh korban. Hanya saja, ada luka di kepala korban yang diduga akibat benturan keras saat terjatuh di kamar mandi tersebut," ungkap petugas Inafis usai melakukan oleh TKP.

Kapolsek Gayamsari Kompol Dilli Yanto kepada merdeka.com mengungkapkan kuat dugaan korban Anastasya meninggal karena kecelakaan terjatuh saat ke kamar mandi. Hal ini dikuatkan dengan hasil identifikasi sementara dari petugas Inafis Polrestabes Semarang yang tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ada setelah petugas Inafis melakukan identifikasi dan pemeriksaan," ungkapnya.

Kuatnya dugaan kematian korban Anastasya karena kecelakaan atau terjatuh di kamar mandi sehingga sekitar pukul 17.50 WIB, jenazah korban oleh pihak keluarga dilarikan ke RS Pantiwiloso, Kawasan Citarum, Kota Semarang untuk disemayamkan di pemulasaran jenazah.

Pihak keluargapun menerima terkait tewasnya korban Anastasya karena murni kecelakaan tersebut. Sehingga kasus ini tidak dilakukan upaya penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut oleh petugas Reskrim Polsek Gayamsari dan Polrestabes Semarang.

"Tadi keluarga menerima dan membuat surat pernyataan bahwa kejadian ini benar-benar murni kecelakaan dan kasusnya tidak dilanjutkan," pungkas Kompol Dilli Yanto. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP