Kabupaten Bogor Kembali Zona Merah Covid-19
Rata-rata kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor pun menyentuh 900 orang per hari, terutama selama penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.
Kabupaten Bogor, kembali masuk zona merah penularan Covid-19, berdasarkan laporan penanganan Satgas Pusat Covid-19, Minggu (25/7).
Rata-rata kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor pun menyentuh 900 orang per hari, terutama selama penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.
Namun, dalam dua hari terakhir, mengalami penurunan kasus. Pada 24 Juli sebanyak 632 kasus dan 25 Juli 352 kasus baru sesuai yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Ade Yasin menilai tingginya kasus positif baru di Kabupaten Bogor disebabkan hasil tes PCR kepada warga Kabupaten Bogor di daerah lain.
"Itu dari laporan hasil tes PCR dari sejumlah rumah sakit dan fasyankes di Jabodetabek. Jadi yang ber KTP Bogor langsung diinput ke data kita, meski mereka tidak tinggal di Bogor," katanya, Senin (26/7).
Selain itu, Kabupaten Bogor, memiliki angka rata-rata kematian akibat Covid-19 mencapai 15 orang per hari. Di mana rekor terbanyak terjadi pada Sabtu (24/7) dengan 22 orang meninggal.
Masuknya Kabupaten Bogor menjadi zona merah, maka menyusul Kota Bogor yang sudah menjadi zona merah selama dua pekan bersama Depok, Bekasi dan Tangerang.
Baca juga:
Wagub DKI Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik Mencapai 90,5 Persen
Perpanjangan PPKM Diminta Lebih Optimal, Tidak Izinkan WNA Masuk
Keputusan Perpanjangan PPKM Dimaklumi, ini Alasannya
Menteri Erick Pastikan Ketersediaan Obat-obatan Covid-19 di Apotek BUMN Aman
Wapres Ma'ruf: Covid-19 Tidak Memandang Siapapun
Mahfud MD Bagikan Kisah Orang Kaya dan Profesor Meninggal karena Covid-19
Ratusan Warga Klaten yang Isoman Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan