LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jurnalisme Data, Cara Ampuh Melawan Hoaks

Pesatnya pengguna internet di Indonesia, mencapai 175 juta orang di tahun 2019 ini membuat informasi beredar tak sesuai fakta. Kabar atau berita palsu dengan mudah tersebar luas yang berpengaruh ke media. Akibatnya mudahnya tersebar berita hoaks, misinformasi dan disinformasi.

2019-02-04 12:33:39
Berita Hoax
Advertisement

Aliansi Jurnalis Independen ( AJI) Indonesia meluncurkan website jurnalismedata.id di Hotel Mercure Sabang, Senin (4/2). Jurnalisme data platform baru dalam jurnalistik untuk menangkal hoaks dan disinformasi yang terjadi selama ini di Indonesia.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, digitalisasi merupakan perkembangan yang tak dapat dielakkan. Sehingga media dan jurnalis tak punya pilihan lain, selain berdamai dengannya. Lalu memanfaatkan dampak positifnya. Di antaranya dengan mengembangkan jurnalisme data.

"Jurnalisme data adalah tools yang ampuh melawan hoaks dan disinformasi," kata Abdul Manan.

Advertisement

Pesatnya pengguna internet di Indonesia, mencapai 175 juta orang di tahun 2019 ini membuat informasi beredar tak sesuai fakta. Kabar atau berita palsu dengan mudah tersebar luas yang berpengaruh ke media. Akibatnya mudahnya tersebar berita hoaks, misinformasi dan disinformasi.

"Cara melawan informasi palsu dengan jurnalisme data," jelasnya.

Sementara itu Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Yanuar Nugroho mengatakan, undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik memandatkan kepada pemerintah terbuka dalam memberikan data dan informasi.

Advertisement

"Publik harus bisa mengakses dan memandatkan data pemerintah," jelasnya.

Katanya, jurnalis harus terlibat dalam pemanfaatan data dengan menghasilkan jurnalisme yang bermutu dan berkualitas berbasis data. Karena data berkualitas adalah bahan baku pengambilan dan perbuatan kebijakan pembangunan yang tepat bagi pemerintah dan masyarakat.

"Bukan gosip, bukan rumor. Jurnalisme yang bermutu berbasis data, tidak hanya bermanfaat sebagai bahan baku pengambilan keputusan dan pembangunan yang tepat," ungkapnya.

Menurut Yanuar, pembangunan harus diawasi oleh publik, terutama ikut mengawasi lewat jurnalisme yang berbasis data. Sehingga pembangunan di Indonesia bisa lebih berkualitas nantinya.

Baca juga:
Gerakan Kebajikan Pancasila Gelar Aksi Pemilu Gembira Melawan Hoaks
'Perlu 'Siskamling' di Medsos buat Reduksi Narasi Kebencian'
Jokowi Sindir Ada Timses yang Gunakan Propaganda Rusia Semburkan Fitnah dan Hoaks
Atiqah Tegaskan Ratna Sarumpaet Tak Pernah Sebar Kebohongan ke Publik
Gelar Konsolidasi, Relawan Didorong Bantu Luruskan Hoaks ke Jokowi-Ma'ruf
Motif-Motif Penyebar Hoaks yang Bikin Geger

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.