LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jumlah pengidap HIV/AIDS di Bandung meningkat

Pengidap HIV/AIDS di Kota Bandung berasal dari golongan usia produktif.

2015-11-19 12:13:18
Merdeka Bandung
Advertisement

Jumlah pengidap HIV/AIDS di Kota Bandung terus meningkat setiap tahun. Data tahun 2015 tercatat ada 280 kasus HIV/AIDS di Kota Bandung. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 261 kasus.

"Temuan pengidap HIV-AIDS untuk tahun 2015 ini meningkat dari tahun sebelumnya. Kini jumlah pengidap HIV-AIDS di Kota Bandung mencapai 280 meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 261 pengidap," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Susatyo Triwilopo, Kamis (19/11).

Susatyo menuturkan, dari 280 kasus HIV/AIDS tahun ini, 190 merupakan kasus HIV sementara 60 kasus AIDS. Ironisnya kata dia, pengidap HIV/AIDS di Kota Bandung berasal dari golongan usia produktif yakni dari rentang usia 20 hingga 30 tahun.

"Kami menemukan ada 8 orang penderita HIV-AIDS dari golongan anak usia 0 hingga 14 tahun. Rata-rata dari mereka tertular dari ibunya yang menderita HIV," ucapnya.

Menurut Susatyo, penularan melalui hubungan seks menjadi salah satu satu faktor penyebab utama meningkatnya penularan virus HIV/AIDS di Kota Bandung. Hal terjadi terutama untuk individu yang sering berganti-ganti pasangan memiliki risiko tinggi penularan virus HIV/AIDS.

"Tren penularan virusnya lebih kepada hubungan seks itu bisa menjadi salah satu faktor peningkatan. Selain dari faktor lain seperti cairan kelamin, darah, bisa dari ibu ke anak, air susu atau proses persalinan," kata dia.

Untuk meminimalisir risiko terjangkit virus HIV/AIDS, Dinkes Kota Bandung sendiri telah membuat program pemeriksaan wajib terutama kepada wanita usia produktif untuk mencegah penularan HIV-Aids kepada bayinya.

"Untuk mencegah penularan harus dilakukan pemeriksaan sedini mungkin untuk diagnosa awal. Jadi pada saat hamil direncanakan, persalinannya pun direncanakan," katanya.

Dengan adanya temuan baru tersebut, jumlah pengidap HIV/AIDS di Kota Bandung ada sekitar 3.625. Jumlah ini merupakan akumulasi dari tahun 1991 hingga tahun 2015.

Baca juga:
Tiga Generasi beri tips memproteksi anak yang tidak over
Bipbip Watch solusi proteksi anak dengan cara modern
Dirumahkan, buruh ini bangkit lewat usaha keripik pisang
Produk Pos Indonesia, RNI dan PPI dalam satu wadah ritel POSTShop
Sujanarko nyatakan siap uji makalah calon pimpinan KPK

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.