LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jubir Pemerintah: Pasien Positif Virus Corona Meninggal Akibat Ada Penyakit Penyerta

Yurianto mengatakan, Covid-19 ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Tangerang, Jawa Tengah, Bali, Manado, dan Pontianak.

2020-03-14 19:44:58
Corona di Indonesia
Advertisement

Pemerintah mengonfirmasi 5 kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia meninggal dunia. Meninggalnya pasien diakibatkan penyakit penyerta atau komorbid.

Demikian diungkapkan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto. "Beberapa kasus menjadi meninggal karena ada faktor komorbid," kata dia Gedung BNPB Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).

Yurianto mengatakan, selama kurang lebih merawat pasien positif terjangkit virus Corona seminggu terakhir terdapat delapan orang yang sudah dinyatakan sembuh.

Advertisement

"Indikasinya adalah tidak ada lagi keluhan fisik, dua kali pemeriksaan virus tidak ditemukan lagi atau dua kali negatif," kata dia.

Yurianto mengatakan, Covid-19 ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Tangerang, Jawa Tengah, Bali, Manado, dan Pontianak.

"Kalau kita lihat sebarannya sekarang melebar Jakarta, DKI, Jabar di sekitar DKI termasuk Bandung, kemudian Tangerang, kemudian Jawa Tengah kita dapatkan kasus di Solo, dan Yogyakarta, Bali, Manado, Pontianak dan tempat lain yang kita tracing," kata Yurianto.

Advertisement

Dia menambahkan, hal inilah yang membuat pemerintah harus mewaspadai dan meningkatkan tracing lebih keras lagi. Hal ini juga menjadi penting setelah respons WHO yang sebut Covid-19 sebagai pandemi global.

"Kemenlu barang tentu akan tinjau lagi pembatasan pembatasan warga negara dari negara yang sekarang lockdown. Ini yang jadi perhatian kita. Di samping sinergi masing-masing daerah juga melakukan pengawasan yang lebih ketat. Ini yang kami katakan tidak mungkin pendekatan pada kasus per kasus, tapi berbasis masyarakat," kata Yurianto.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
'Jamu Jokowi' Laku Keras Buat Tangkal Virus Corona
Cegah Penyebaran COVID-19, Setu Babakan Ditutup 14 Hari
Berau Ramai Wisatawan, RSUD Abdul Rivai Diusulkan Jadi Rujukan Kasus Corona
Pasien Positif Corona di RI 96 Orang, Pemerintah Belum Pikirkan soal Lockdown
Setelah DKI, Giliran Depok Liburkan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.