Berau Ramai Wisatawan, RSUD Abdul Rivai Diusulkan Jadi Rujukan Kasus Corona
Merdeka.com - Pemprov Kalimantan Timur mengusulkan penambahan rumah sakit rujukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk penanganan kasus virus corona (Covid-19) di RSUD Abdul Rivai Berau. Dengan begitu Kaltim akan memiliki enam rumah sakit rujukan.
Saat ini sesuai keputusan Kemenkes, Kaltim memiliki lima rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Seperti RSUD AW Syachranie di Samarinda, RSUD AM Parikesit di Tenggarong, RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan, RSUD Taman Husada di Bontang serta RSUD Panglima Sebaya di kabupaten Paser.
Ada sejumlah pertimbangan, Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan Kaltim mengusulkan RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb Berau juga masuk dalam daftar rumah sakit rujukan.
"Kita usulkan Berau, karena letaknya jauh, dan potensi tingginya kunjungan wisata. Ini jadi antisipasi kita," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kaltim Setyo Budi Basuki dalam penjelasan resmi dia di kantor Dinkes Kota Samarinda, Sabtu (14/3).
Basuki menerangkan, menindaklanjuti adanya pasien dalam pemantauan, hingga berstatus pengawasan Covid-19 di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim, Dinkes Kaltim segera mengeluarkan edaran.
"Kita akan terbitkan edaran pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Karena masalahnya dekat dengan kita. Seluruh 10 kabupaten dan kota di Kaltim, harus melaksanakan pencegahan, dan penanganan Covid-19 ini," ujar Basuki.
Di kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinkes Kota Samarinda dr Ismed Kosasih menjelaskan, di Samarinda 26 Puskesmas disiapkan untuk antisipasi gejala Covid-19, sebagai pelayanan dasar kesehatan.
"Ada gejala, jangan ujug-ujug ke rumah sakit. Silakan ke Puskesmas. Insya Allah sudah paham tentang penanganan Covid-19," kata Ismed.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya