Jokowi Sebut NU Berperan Melawan Radikalisme dan Terorisme
Jokowi menuturkan, NU hingga sekarang menjadi garda terdepan kepentingan bangsa.
Presiden Joko Widodo mengatakan, Nahdlatul Ulama dalam usia 95 tetap berperan besar mencerdaskan bangsa, menggerakkan nasionalisme, toleransi dan melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme.
Hal itu disampaikan dalam rangka hari lahir Nahdlatul Ulama yang jatuh pada hari ini (31/1).
"Di usia 95 tahun itu, Nahdlatul Ulama tetap berperan besar mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme dan semangat toleransi, serta melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme," kata Jokowi melalui instagramnya.
Dia menuturkan, NU hingga sekarang menjadi garda terdepan kepentingan bangsa.
"Sampai sekarang pun NU tetap berada di garda terdepan dalam membela kepentingan bangsa dan negara, di tengah perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks," kata dia.
Para Nahdliyin muda, kata Jokowi, berkiprah dalam memajukan pemberdayaan ekonomi umat berbasis pesantren. Para santri muda NU bersemangat menjadi wirausaha memajukan umat dan sesama.
"Bahkan, tak sedikit santri di pesantren-pesantren yang menjadi pelopor teknologi informasi yang bisa membawa manfaat nyata bagi negara ini," kata Jokowi.
"Saya berharap agar peran strategis para kiai dan santri NU dalam membangun masa depan Indonesia dapat terus berlanjut," pungkasnya.
Baca juga:
Jokowi Ingin Pilkada 2024, PKS Ingatkan Insiden KPPS Hingga Pemda Dipimpin Plt
Jokowi: Ada PPKM Ekonomi Turun Enggak Apa-apa, Asal Covid-19 Juga Menurun
Sebut PPKM Tak Efektif, Jokowi Minta Epidemiolog Dilibatkan Susun Kebijakan
Jokowi: PPKM Tidak Efektif, Covid-19 Masih Naik di Beberapa Provinsi
Di Depan Parpol Koalisi, Jokowi Isyaratkan Menolak RUU Pemilu
Jokowi Sebut NU Berperan Melawan Radikalisme dan Terorisme
Jokowi Sebut NU Beri Kontribusi Nyata Sejak sebelum Indonesia Merdeka