Jokowi pimpin sidang kabinet paripurna, Menteri Puan tak terlihat
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro juga tak terlihat, namun diwakili oleh Wamenkeu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara dengan agenda utama membahas program dan kegiatan pemerintah tahun 2016. Menteri-menteri yang tergabung dalam kabinet kerja hampir semuanya hadir.
Pantauan merdeka.com di lokasi, dalam sidang kabinet ini tak terlihat Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Tetapi Bambang diwakili oleh wakilnya.
Dalam sidang kabinet paripurna ini, Presiden mengingatkan kepada semua menteri agar bekerja keras. Jokowi optimis di tahun 2016 ini akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Khususnya di bidang ekonomi.
"Realisasi atau serapan (APBN 2015) jadi kelihatan sekali bahwa realisasi kita tidak seperti yang banyak disampaikan oleh pengamat yang menyampaikan realisasi akan di bawah 80 persen. Saya kira jauh dari itu. Belanja negara, realisasi 91.2 persen. Alhamdulilah menurut saya sangat baik. Pendapatan negara 84.7 persen," kata Jokowi saat memimpin sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (4/12).
Hadir dalam sidang kabinet paripurna ini Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Kemudian Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Kapolri Badrodin Haiti, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Mensesneg Pratikno. Selanjutnya Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Kepala BIN Sutiyoso dan menteri-menteri kabinet kerja lainnya.
Baca juga:
Inflasi 2015 rendah, Jokowi sebut buah kerja keras pemerintah
Rapat kabinet perdana di 2016, Jokowi banggakan capaian ekonomi
Presiden Jokowi panggil 3 ahli hukum ke Istana, bicarakan apa?
Bermanfaat besar, Jokowi sindir pemerintah dulu lamban bebaskan visa
Jokowi: Penerimaan 2015 capai 85 persen, ini bukan yang main-main
Jokowi buka perdagangan saham 2016, IHSG melemah 0,49 persen
Mengintip keseruan liburan ala keluarga Jokowi dan JK