LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi pamerkan Bandara APT Pranoto, dibangun pakai APBD Pemprov Kaltim

Anggaran keseluruhan Rp 1,8 triliun, hanya menggunakan dana APBN sekitar Rp 200 miliar.

2018-10-25 14:09:05
Presiden Jokowi
Advertisement

Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranotodi Samarinda, diresmikan Presiden Joko Widodo hari ini. Bandara yang menelan dana Rp 1,8 triliun itu, dijadikan Jokowi sebagai percontohan di Indonesia.

Bandara dengan panjang runway 2.250 meter dan lebar 45 meter itu, dibangun sejak 2011 atas inisiatif Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim. Anggaran keseluruhan Rp 1,8 triliun, hanya menggunakan dana APBN sekitar Rp 200 miliar.

"Saya hargai inisiatif pembangunan bandara ini oleh daerah. Pemerintah pusat, hanya mendorong sedikit anggarannya. Ini, saya pakai contoh, apa yg sudah dikerjakan Prov Kaltim, bagi Pemda lain di Indonesia," kata Jokowi, saat meresmikan Bandara APT Pranoto Samarinda, Kamis (25/10).

Advertisement

Jokowi menerangkan, tidak sedikit dahulu, orang berbicara ekonomi Indonesia, hanya berfokus di pulau Jawa. "Fokus di Jawa, selalu bicara seperti itu. Tapi sekarang, bicara ekonomi Indonesia, mulai bicara di luar Jawa," ujar Jokowi.

"Dan salah satunya di Kaltim. Dalam 4 tahun ini, yang kita kejar munculnya kantong-kantong ekonomi baru, potensi baru, di Indonesia. Untuk konektivitasnya, dibangun bandara, pelabuhan, tol, jalur kereta api, itu penting. Bukan untuk gagah-gagahan, bukan untuk keren-kerenan. Tapi mobilitas orang dan barang, di seluruh penjuru, penting sekali," terang Jokowi.

Masih ditegaskan Jokowi, pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini, untuk menyatukan masyarakat dari berbagai kepulauan. "Kita ada 17 ribu pulau, 34 provinsi. Bagaimana menyatukan negara ini, tanpa bandara, tanpa akses jalan?" ungkapnya.

Advertisement

Jokowi kembali mengingatkan, tentang potensi Bandara APT Pranoto Samarinda. "Saya masih punya permintaan. Sekarang, terminal 12.700 meter persegu. Saya minta maksimal dalam 3 tahun kedepan, kalau potensi betul-betul ada, kapasitas sdh tdk muat, bisa diloncatkan ke 36ribu meter persegi. Sumber APBN silahkan, APBD silakan, dari Angkasa Pura silahkan," sebut Jokowi.

Sedangkan, bandara Maratua dengan runway 1.600 meter dan lebar 30 meter yang ikut diresmikan hari ini, diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Maratua, yang jadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. "Ini perintah lagi. Maratua, kita harapkan dengan hadirnya airport di kepulauan Derawan, di Maratua, kita harapkan turis ke sana, semakin banyak," demikian Jokowi.

Baca juga:
Warga Samarinda berebut salaman, Jokowi bilang 'Sabar ya bu'
Ultimatum Jokowi: Harus ada penerbangan langsung Samarinda-Jakarta dalam dua minggu
Target Menhub: 100 Pergerakan pesawat per hari di Bandara APT Pranoto Samarinda
Presiden Jokowi resmikan Bandara APT Pranoto dan Maratua
Menengok fasilitas bandara baru di Samarinda
Menggunakan pesawat Kepresidenan, Jokowi jajal Bandara APT Pranoto di Samarinda

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.