Jokowi minta menteri fokus garap konektivitas di Maluku
Jokowi minta menteri fokus garap konektivitas di Maluku. "Karena saya yakin dengan semakin tersambungnya antara wilayah di Maluku bukan hanya akan memudahkan perpindahan antara barang dan orang tetapi juga akan menurunkan biaya logistik dan juga akan menggerakkan seluruh perekonomian di seluruh daerah Maluku."
Presiden Joko Widodo mengatakan sebagai Provinsi Kepulauan Maluku memiliki tantangan yang khusus dibandingkan dengan provinsi lain yang sebagai besar wilayahnya merupakan daratan. Tantangan utama, yakni masalah konektivitas.
Jokowi, begitu dia disapa, meminta jajarannya fokus menyelesaikan konektivitas dengan percepatan pembangunan infrastruktur mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan sampai dengan bandara.
"Karena saya yakin dengan semakin tersambungnya antara wilayah di Maluku bukan hanya akan memudahkan perpindahan antara barang dan orang tetapi juga akan menurunkan biaya logistik dan juga akan menggerakkan seluruh perekonomian di seluruh daerah Maluku secara lebih merata," kata Jokowi dalam rapat terbatas membahas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional di Maluku, Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/2).
Jokowi mengatakan, sebagai provinsi kepulauan, Maluku tentunya memiliki sektor kelautan dan perikanan yang melimpah yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. "Dan selama dua tahun ini pertumbuhan ekonomi di Maluku berada rata-rata di atas pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.
Untuk pengembangan industri pengolahan, baik di sektor perikanan maupun di sektor migas, di Blok Masela dan sekitarnya, Jokowi meminta harus diikuti dengan penyiapan sumber daya manusia. Ia meminta pendidikan dan pelatihan vokasional digalakkan.
"Agar Provinsi Maluku semakin banyak memiliki tenaga kerja yang terampil dan kompetitif," katanya.
Baca juga:
Temui Jokowi di Istana, Mahfud MD dkk komitmen dukung unit Pancasila
Ini respon Jokowi soal perseteruan Freeport dan pemerintah
Presiden Jokowi minta Mendag bikin aplikasi pantau stok pangan
Jokowi bangga ekonomi RI masuk 3 besar terbaik di negara G20
Kerja optimis, Jokowi target PDB RI capai USD 9,1 miliar di 2045
PP Muhammadiyah: Transaksi jual beli jabatan PNS capai Rp 44 triliun
Santainya Jokowi dituding 'beking' Ahok hingga digugat ke PTUN