Jokowi minta agar kereta bandara beda dengan kereta umum
"Pak Presiden minta, kereta ke Bandara harus lebih kelihatan bagus, harus beda."
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PT Angkasa Pura II agar kereta khusus ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibedakan dari kereta umum. Jokowi juga minta tak cuma ada satu jurusan saja.
"Pak Presiden minta, kereta ke Bandara harus lebih kelihatan bagus, harus beda. Selain itu juga dia meminta agar tidak hanya satu kereta saja, ada kereta jurusan lain, misalnya dari Kemayoran ke sini atau dari Halim, beliau memang pemikirannya sudah jauh sekali," ujar Direktur PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi.
Presiden juga berharap PT Angkasa Pura II memperhatikan airside yang sampai saat ini seharusnya sudah dalam tahap pembangunan. "Aksesibilitas memang sangat diperhatikan Pak Presiden, dia minta runway ketiga segera, karena lebaran kan harus beroperasi T3 Ultimate," terang Budi.
Diakui Budi, ketika Presiden meminta itu semua, dia langsung mencatat segalanya untuk disampiakan juga kepada PT Railink yang merupakan anak perusahaan dari PT Angkasa Pura II serta PT Kereta Api Indonesia.
"Saya harus mengkonsolidasikan tim, langsung kita kabarin ke PT Railink," terangnya.
Baca juga:
Diprotes warga, proyek pembangunan Tol Solo-Kertosono dihentikan
Ketegasan Jokowi saat TNI/Polri acak-acak yang berbau komunis
Tiga strategi pemerintah Jokowi bangun daerah perbatasan
Dampingi Presiden ke Rusia, Menhan bakal negosiasi harga alutsista
Jokowi minta Sudirman Said pelajari hambatan proyek kelistrikan
Disidak Jokowi, Proyek Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta dikebut