Jokowi Bebaskan Ba'asyir Tanpa Syarat, Keluarga Bakal Gelar Syukuran
Abdurrahim menerangkan, saat ini keluarga tengah mengurus dokumen pembebasan dan barang-barang milik Ba'asyir di Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat. Menurut rencana, keluarga akan menjemput langsung Ba'asyir ke LP Gunung Sindur untuk dibawa ke Solo.
Kabar akan dibebaskannya tahanan kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir disambut baik keluarga mantan pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo itu. Putra sulung Ba'asyir, Abdurrahim Ba'asyir atau sering disapa Ustaz Iim bahkan sudah mengetahui kabar tersebut sejak Desember 2018 lalu.
Namun karena sejumlah persyaratan dan kendala pengurusan surat, pembebasan tersebut baru disetujui Presiden Jokowi pada Januari 2019. Kabar pembebasan Ba'asyir disambut sukacita oleh keluarga di Solo.
"Kami akan mengadakan syukuran kecil-kecilan. Kami sangat bersyukur atas keputusan Presiden Jokowi melalui Bang Yusril (Yusril Izha Mahendra) yang kemarin mengusahakan untuk pembebasan beliau," ujar Abdurrahim, Jumat (18/1).
Abdurrahim menerangkan, saat ini keluarga tengah mengurus dokumen pembebasan dan barang-barang milik Ba'asyir di Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat. Menurut rencana, keluarga akan menjemput langsung Ba'asyir ke LP Gunung Sindur untuk dibawa ke Solo.
Dia menambahkan, sesampai di Solo, keluarga akan merawatnya di rumah. Apalagi usia Ba'asyir saat ini sudah 81 tahun, sehingga membutuhkan perawatan khusus dari keluarga.
"Kami akan merawat beliau di rumah, biar dekat dengan keluarga. Kondisi beliau sudah tua tidak pantas tinggal di penjara. Usia beliau sudah 81 tahun," tutup Abdurrahim.
Baca juga:
Jokowi Setuju Bebaskan Abu bakar Ba'asyir Karena Alasan Kemanusiaan
Yusril Tegaskan Jokowi Bebaskan Ba'asyir Tanpa Syarat
Direncanakan Bebas, Ba'asyir Minta Waktu 3 Hari Beres-Beres dari Lapas Gunung Sindur
Yusril Sebut Presiden Jokowi Setuju Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan
Ratusan Warga Antar Pemakaman Wawan, Napiter Meninggal di Nusakambangan