LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Johan Budi: Terserah Komisi III saja mau milih atau enggak silakan

Dia enggan mengomentari lebih jauh karena menjadi salah satu calon pimpinan KPK.

2015-11-30 12:57:25
Capim KPK
Advertisement

Komisi III DPR enggan memilih lima dari delapan nama yang calon pimpinan KPK hasil seleksi. Alasannya, dari delapan nama itu tak ada satupun yang mewakili unsur kejaksaan.

Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP, enggan mengomentari lebih jauh sikap anggota dewan di Komisi III.

"Ya saya sendiri salah satu calon pimpinan KPK jadi saya tidak elok untuk mengomentari itu," ujar Johan seusai memberikan cap telapak tangannya di kain perca putih pada gelaran Rumpun Indonesia di depan gedung KPK, Jakarta (30/11).

Dia tak mau ambil pusing dengan sikap Komisi III yang memilih tak menanggapi capim hasil KPK. "Kalau saya sih serahkan ke Komisi III saja mau milih enggak mau milih silakan," tambahnya.

Seperti diketahui, dalam sidang pleno Komisi III (25/11) memutuskan 8 nama Capim KPK hasil rekomendasi Pansel mengalami penundaan. Komisi III pun belum bisa memastikan apakah Capim KPK akan berlanjut fit and proper test atau akan dikembalikan ke Pansel.

Rencananya, malam ini komisi III DPR akan kembali melanjutkan sidang pleno guna menentukan kelanjutan Capim KPK yang dirasa oleh berbagai pihak berlarut larut. Presiden Jokowi pun telah meminta pimpinan KPK segera dipilih.

Baca juga:
Fahri minta Jokowi terbitkan Perppu Jaksa wajib ada di pimpinan KPK
Ini penjelasan Ketua Komisi III soal nasib capim KPK yang tak jelas
Istana minta DPR segera pilih 5 capim KPK
Istana yakin DPR akan pilih pimpinan KPK sesuai UU
Menko Polhukam tunggu keputusan DPR terkait delapan nama Capim KPK
Ruki sindir DPR tak bijak gantung nasib capim KPK
Chandra Hamzah sebut pimpinan KPK tidak harus dari jaksa atau polisi

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.