Ruki sindir DPR tak bijak gantung nasib capim KPK
Merdeka.com - Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki menyindir sikap Komisi III DPR yang terus-terusan menunda pelaksanaan fit and proper test calon pimpinan KPK. Dia menilai diulurnya jadwal fit and proper test KPK oleh komisi yang membidangi hukum itu merupakan sebuah sikap yang tak bijaksana.
"Saya enggak mau berandai-andai. Kepada pemerintah, kepada Komisi III, bijak-bijaklah atur negara ini," kata Ruki usai menghadiri diskusi di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (27/11).
Dia menyatakan pada 16 Desember mendatang kursi pimpinan KPK akan kosong dan tentunya KPK akan terbengkalai. Padahal, sampai akhir bulan November, DPR masih tetap menggantung nasib calon pimpinan KPK tanpa kepastian.
"Begini, pimpinan artinya 16 Desember 2015. Kalau sampai tanggal itu tak ada pelantikan berarti akan terjadi kekosongan. Termasuk Plt sendiri mengikuti jilid 2012-2015. Karena itu bijak-bijak lah mengatur negara ini," kata Ruki kecewa.
Ruki juga memastikan bahwa KPK sangat terganggu dengan ketidakjelasan nasib calon pimpinan KPK itu. "Sudah pasti (terganggu)" katanya.
Penetapan delapan nama calon pimpinan KPK itu ditunda hingga pekan depan setelah sejumlah fraksi di Komisi III mempersoalkan persyaratan yang ada dalam kandidat itu. Salah satunya tidak adanya unsur jaksa dalam delapan nama hasil rekomendasi Pansel KPK itu.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya