LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

JK sebut sulit lawan Israel jika Fatah dan Hamas tidak bersatu

JK sebut sulit lawan Israel jika Fatah dan Hamas tidak bersatu. Penyerangan Israel terhadap Palestina masih terus terjadi. Penyerangan itu bahkan memicu pembatasan ibadah umat muslim di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

2017-07-25 14:56:14
Palestina
Advertisement

Penyerangan Israel terhadap Palestina masih terus terjadi. Penyerangan itu bahkan memicu pembatasan ibadah umat muslim di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, penyerangan itu adalah masalah klasik. Untuk menyelesaikan konflik tersebut perlu komitmen Palestina bersatu.

"Karena sampai sekarang Palestina, Fatah dengan Hamas tidak bersatu. Jadi bagaimana mereka melawan Israel kalau sendirian, karena Hamas dengan itu tidak bersatu," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (25/7).

JK mengingatkan, dunia internasional sudah menyerukan kemerdekaan Palestina. Pada beberapa tahun terakhir, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) juga mendorong perdamaian Palestina.

"Ini intinya, orang Palestina sendiri harus bersatu. Itu dulu, baru kemudian tentu kalau solidaritas sangat tinggi di mana-mana," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan, Pemerintah RI meminta Amerika Serikat mendesak Israel untuk berhenti membatasi kegiatan ibadah di Masjid Al-Aqsa. Permintaan itu sudah disampaikan langsung ke Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.

"Saya sudah meminta Amerika Serikat mendesak Israel agar eskalasi tidak terjadi atau tidak meningkat di kompleks Al-Quds," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/7).

Kepada Amerika Serikat, Retno menekankan, Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci yang sangat penting bagi umat Islam. Masjid tersebut adalah kiblat pertama umat Islam sehingga harus dilindungi.

Amerika Serikat menyambut baik permintaan tersebut dan setuju perlunya dipelihara status quo kompleks Al-Quds. Amerika juga merasa khawatir dengan tindakan Israel.

"Mereka mengkhawatirkan jika eskalasi ini masih tidak bisa diturunkan maka dampaknya akan lebih banyak lagi. Eskalasi harus ditekan seminimal mungkin," jelasnya.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia ini menambahkan, pemerintah juga sudah berkomunikasi dengan pemerintah Jordania dan Turki untuk menyelamatkan Palestina. Di samping itu, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) diminta segera mengambil sikap untuk menentukan nasib Palestina.

"Kita sekarang tinggal menunggu tanggal kapan OKI akan bersidang," ucapnya.

Retno mengingatkan, isu Palestina berada di jantung politik luar negeri Indonesia. Sebab kemerdekaan Palestina adalah mandat dari konstitusi Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia berada di baris terdepan untuk memerdekakan Palestina.

"Di setiap napas konstitusi luar negeri kita selalu ada Palestina," kata Retno.

Baca juga:
Umat muslim dan Kristen bersatu bela Masjid Al-Aqsa
Israel copot alat pemindai logam, tapi kamera ditambah di Al-Aqsa
Terdesak, Israel akhirnya copot detektor logam di Masjid Al-Aqsa
Bentrok lawan Israel, pemuda Palestina berlindung di bak sampah
Membandingkan Presiden Soekarno & Jokowi memperjuangkan Palestina
Erdogan: Muslim sedunia tidak akan tinggal diam atas krisis Al-Aqsa
'Israel pakai cairan kimia buat robohkan Masjid Al-Aqsa'

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.