Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Israel copot alat pemindai logam, tapi kamera ditambah di Al-Aqsa

Israel copot alat pemindai logam, tapi kamera ditambah di Al-Aqsa Israel bongkar detektor logam di Masjid Al-Aqsa. ©Reuters/ammar awad

Merdeka.com - Israel akhirnya memutuskan mencopot alat pemindai logam yang dipasang di pintu masuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Meski begitu Negeri Bintang Daud justru menambah kamera pengawas di kompleks masjid.

Koran the Washington Post melaporkan, Selasa (25/7), dalam rapat kabinet kemarin yang berlangsung alot selama beberapa jam, akhirnya keputusan itu diambil. Langkah ini rupanya bagian dari kesepakatan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan Raja Yordania Abdullah II yang menjadi pengelola kawasan suci itu sejak 1967.

Kantor berita pemerintah Yordania melaporkan, dalam sambungan telepon kemarin Raja Abdullah mendesak Netanyahu untuk mengakhiri penyebab krisis di Al-Aqsa.

Keputusan sepihak Netanyahu yang memerintahkan pemasangan alat pemindai logam itu sudah membuat marah Kerajaan Yordania.

Direktur Masjid Al-Aqsa Najeh Bakirat mengatakan pencopotan pemindai logam itu belum memenuhi keinginan para jemaah muslim karena kamera pengawas masih terpasang.

Pejabat Al-Aqsa Raid Saleh menuturkan, rakyat Palestina tidak akan menerima status Al-Aqsa saat ini kecuali apa yang terpasang sejak 14 Juli dicopot semua.

"Situasi saat ini tidak jelas, mereka (Israel) melakukan pemasangan saat tengah malam, diselimuti kegelapan, seperti kelelawar," kata dia.

Kabinet Israel dilaporkan menggelontorkan dana sekitar USD 28 juta untuk memasang peralatan dan aparat keamanan di Al-Aqsa. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP