LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

JK minta jangan ada balas dendam terkait insiden Tolikara

JK menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum.

2015-07-23 15:49:45
Masjid Dibakar di Papua
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak termakan provokasi terkait insiden di Tolikara, Papua. JK menyadari permasalahan agama bersifat sensitif dan rawan menimbulkan reaksi, namun penyelesaian masalah di Tolikara tetap harus dilakukan secara hukum.

"Ya tentu ini kan agama, tentu kita selesaikan masalah itu secara hukum. Tidak kemudian masalah di sini (Tolikara) kemudian dibalas di sini (Jawa), nanti tidak ada habisnya," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

JK menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum. Oleh sebab itu, pelaku serta dalang kerusuhan di Tolikara harus diselesaikan secara hukum.

"Kita hukum yang jalan. Jangan di sini bom, dibalas bom di sana, enggak lah. Kita negara yang taat pada hukum, siapa yang salah yah (di) hukum," imbuh JK.

Setelah insiden di Tolikara, terjadi pembakaran pintu rumah ibadah di Purworejo dan Bantul. Polisi masih mencari pelaku pembakaran itu.

Baca juga:
JK sebut siapa yang salah dan berbuat di Tolikara harus dihukum
Pernyataan JK soal speaker dinilai semakin menyakiti korban Tolikara
Presiden Jokowi dinilai belum perlu turun tangan atasi insiden Papua
Gelombang seruan damai sikapi insiden pembakaran musala di Papua
Bandara Ngurah Rai ditutup, JK ngotot terbang SBY urung ke Jakarta

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.