LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

JK: Di Malang & Surabaya, 90% Pasien Covid-19 Diberi Plasma Darah Konvalesen Sembuh

Dua kantong (plasma konvalesen) bisa menyelamatkan dua jiwa. Terapi ini tidak mudah. Dari 100 orang yang ingin donor plasma konvalesen, rata-rata yang diterima hanya 20 persen yang cocok.

2021-02-08 11:13:12
Plasma Darah
Advertisement

Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla menilai, donor plasma konvalesen efektif membantu meningkatkan kesembuhan pasien covid-19. Berdasarkan hasil penelitian di Malang dan Surabaya, 90 persen pasien covid-19 yang diberikan terapi plasma konvalesen berhasil sembuh.

"Terapi ini bukan teknologi yang baru namun sudah dijalankan 100 tahun, namun mempunyai manfaat yang cukup besar. Penelitian di Malang dan Surabaya 90 persen orang diberikan plasma konvalesen yang diberikan kepada pasien yang tertular itu berhasil," ungkap Jusuf Kalla dalam launching program Plasma BUMN untuk Indonesia, Senin (8/2).

Mantan Wakil Presiden RI ini menuturkan, sejak Oktober 2020, PMI telah memperoleh 14.500 plasma konvalesen. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan.

Advertisement

"Dua kantong (plasma konvalesen) ini bisa menyelamatkan dua jiwa. Terapi ini tidak mudah, dari 100 orang yang ingin donor plasma konvalesen, rata-rata yang diterima itu 20 persen yang cocok. Semuanya harus dites," jelasnya.

PMI siap mendukung program plasma konvalesen dari BUMN. PMI sebagai pelaksana, mempunyai 225 unit donor darah di Indonesia. Namun hanya 34 unit yang bisa melakukan donor plasma konvalesen dari pada penyintas covid-19.

Pria yang akrab disapa JK ini melanjutkan, terapi plasma darah konvalesen penting untuk dilakukan di Indonesia. Mengingat kasus covid-19 di Indonesia semakin tinggi. Dengan program BUMN tersebut, Jusuf Kalla optimis angka kematian pasien covid-19 bisa ditekan.

Advertisement

"Sehebat-hebatnya ahli mereka tidak bisa menciptakan plasma. Maka plasma ini harus dari orang ke orang. Di situlah bahwa apapun keahlian kita bisa mengganti gigi palsu, dan kaki palsu, tapi tidak ada yang bisa membuat plasma buatan," katanya.

Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Dibutuhkan Pendonor Plasma Darah Konvalesen untuk Pasien Covid-19 di Kota Bandung
21 Anggota Polda Metro Penyintas Covid Donorkan Plasma Darah Konvalesen
Dinkes Solo Usul Biaya Tes Screening Pendonor Plasma Konvalesen Masuk APBD
Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Bupati Sleman Siap Jadi Pendonor Plasma Konvalesen
Sembuh Covid-19, Wagub NTT Donorkan Plasma Darah
Wagub DKI: Sudah Ada 1.500 Penyitas Covid-19 Donor Plasma di PMI Jakarta

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.