LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

JK belum dapat konfirmasi siapa penyandera 4 WNI

Belum ada kejelasan yang pasti pelaku penyanderaan, lantaran tidak ada komunikasi.

2016-04-17 11:28:48
Aksi Penyanderaan
Advertisement

Empat warga negara Indonesia kembali menjadi korban penculikan yang diduga dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf di perbatasan laut antara Indonesia-Filipina. Kabar ini pun dibenarkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK mengungkapkan saat ini pemerintah sedang membahas kasus tersebut.

"Ini sedang kita bicarakan juga bahwa ini upaya yang sama juga agar dipertegas lagi upaya kita," ujar JK usai mengantar Presiden Jokowi ke Eropa di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (17/4).

JK menegaskan hingga kini belum diketahui pelaku penyandera empat WNI. Belum ada kejelasan yang pasti pelaku penyanderaan, lantaran tidak ada komunikasi.

"Kita belum tahu siapa nih (yang bertanggung jawab). Yang sepuluh ada komunikasi, tapi kalau yang empat belum ada," ujar JK.

Namun JK mengingatkan, pemerintah sedang melakukan komunikasi dengan Departemen Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri.

"Tetap saja dengan Deplu dan Menlu mengadakan komunikasi," kata JK.

Sementara itu, untuk mencegah adanya penyanderaan kembali, JK akan menggagas kerja sama antara Indonesia dengan Malaysia dan Filipina dengan mengadakan patroli bersama.

"Menjaga lalu lintasnya, patroli bersama antara Indonesia, Malaysia dan Filipina dan juga bagaimana melindungi kapal-kapal kita," tutup JK.

Baca juga:
4 WNI disandera, pemerintah tunggu hasil negosiasi perusahaan
4 WNI kembali disandera, TNI kerahkan pasukan di perbatasan Filipina
KSAD sebut Kopassus siap tempur bebaskan 10 WNI di Filipina
Abu Sayyaf bersedia kurangi uang tebusan sandera
WNI kembali disandera, RI desak pengamanan laut Filipina diperkuat

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.