JK: Begitu ada gempa, kalian yang di pinggir pantai harus lari walau tak ada tsunami
Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada dan segera menyelamatkan diri bila sewaktu-waktu terjadi gempa. Terutama bila posisi sedang berada di pinggir pantai.
Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada dan segera menyelamatkan diri bila sewaktu-waktu terjadi gempa. Terutama bila posisi sedang berada di pinggir pantai.
Kondisi ini berkaca ketika tsunami menimpa Kota Palu, Sulawesi Tengah. Alat pendeteksi rusak ketika bencana dahsyat itu terjadi sehingga.
"Yang penting sekarang, begitu ada gempa, kalian yang tinggal di pinggir pantai harus lari ke atas, ada atau tidak ada tsunami," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kota Palu, Jumat (5/10).
Terkait kerusakan itu, JK menduga bahwa alat itu rusak lantaran banyak peralatan dicuri orang.
Di samping itu, pihaknya juga menegaskan dalam bencana di Palu ini pemerintah mampu menangani. JK menegaskan dengan koordinasi dari pemerintah daerah, lembaga/kementerian dan pemerintah pusat, permasalahan bencana alam di Palu, Donggala dan Sigi tuntas dalam dua tahun.
"Pemerintah pusat menjamin bahwa ini kita akan tuntaskan dalam waktu 2 tahun," tegas dia.
Terkait bantuan dari negara asing, Indonesia sebenarnya tidak mempermasalahkan. Intinya, kata JK, pemerintah tidak pernah mengemis kepada negara lain dalam penanggulangan bencana ini.
"Yang pertama kita tidak minta. Tetapi kalau ada yang mau bantu kita terima," terangnya.
Baca juga:
Sepekan gempa dan tsunami di Palu dan Donggala korban meninggal capai 1.571 orang
Kondisi darurat, beli bensin di Palu akan pakai cara konvensional
Gempa Palu-Donggala rusak sekitar 1.750 BTS telekomunikasi
Menhub Budi janji Anthonius Agung bakal dijadikan nama sekolah perhubungan
Bank BTN restrukturisasi kredit debitur terdampak gempa Palu dan Donggala