JK analogikan pasar saham dengan penemuan AirAsia QZ8501
"AirAsia sudah ketemu tentu itu harapan baik di tengah kesedihan. Timbul kepercayaan di tengah kesedihan," kata JK.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menutup perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penutupan pasar saham kali ini diliputi awan kelabu akibat kecelakaan yang menimpa pesawat maskapai penerbangan AirAsia.
Hari ini, tim pencari pesawat menemukan puing-puing yang diduga serpihan pesawat AirAsia. Penemuan ini memberi harapan bagi keluarga korban, tim pencari dan pemerintah.
Penemuan serpihan pesawat ini juga sangat mempengaruhi JK. Dalam pidatonya di hadapan otoritas pasar saham dan pelaku bursa, JK menganalogikan kondisi pasar saham Indonesia mirip seperti peristiwa kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501.
"AirAsia sudah ketemu tentu itu harapan baik di tengah kesedihan. Timbul kepercayaan di tengah kesedihan. Sama seperti pasar modal, ini tergantung kepercayaan. Kalau di negeri ini selama tahun-tahun terakhir ada masalah, tapi kita masih tumbuh 5,2-5,3 persen, salah satu yang tertinggi di Asia," papar JK.
JK menegaskan, kinerja pasar modal Indonesia sangat tergantung kepada ekspektasi atau harapan terhadap perekonomian Indonesia. JK menganggap penutupan IHSG di level 5.226,95, naik 22,29 persen (ytd) merupakan bukti kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia yang meningkat dibanding tahun 2013 lalu saat IHSG ditutup di level 4.274.
"Apabila kita mau berbuat lebih baik lagi, pasti kepercayaan lebih baik lagi. Karena itulah saya tentu menyampaikan hal-hal, berita-berita yang baik," tutur JK.
Baca juga:
Keluarga ikut cari jenazah penumpang AirAsia di Pangkalanbun
Penjualan tiket AirAsia di Solo sepi peminat
Penjualan tiket AirAsia di Solo sepi
TNI AU-Basarnas rilis serpihan dan koper korban AirAsia
Pemkot Surabaya siapkan 200 kantong jenazah dan 65 peti mati
AirAsia tergelincir keluar jalur di Kalibo, Filipina
Jenazah dan koper penumpang AirAsia dibawa ke Pangkalanbun