JK: Anak Muda Sukses di Bisnis Jangan Didorong jadi Birokrat
"Dia sudah terbukti di bidangnya. Orang seperti Nadiem ini yang di Indonesia bagus di luar negeri bagus," sambung JK.
Nama Chief Executive Officer yang juga Founder GO-JEK, Nadiem Makarim, disebut-sebut masuk kandidat menteri Jokowi dari kalangan milenial. Wakil Presiden, Jusuf Kalla, melihat sosok Nadiem lebih cocok di bidang entrepreneur, bukan struktur birokrasi.
"Jadi jangan anak-anak muda yang sukses di bisnis didorong-dorong jadi birokrat. Jangan, lebih penting dia di sini (re:entrepreneur)," kata JK usai bertemu Nadiem di kantor Wapres Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/7).
"Dia sudah terbukti di bidangnya. Orang seperti Nadiem ini yang di Indonesia bagus di luar negeri bagus," sambung JK.
JK menjelaskan, secara garis besar tugas seorang menteri yakni mengambil keputusan, mengeksekusi keputusan sesuai dengan program. Dengan kata lain, lanjut JK, ruang geraknya terbatas.
"Menteri ini terbatas bidangnya. Yang dibutuhkan bangsa ini entreprenuer. Kalau jadi menteri banyak yang mau, kalau entrepreneur tidak banyak, apalagi sebesar itu," jelas JK.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, Nadiem memiliki kompetensi yang cukup untuk masuk dalam jajaran kabinet.
"Nadiem saya melihat figur yang sangat kuat, kompeten. Kalau mau berdedikasi untuk negara silahkan dan saya rasa luar biasa ada generasi muda seperti Nadiem yang mau," ujar dia di Jakarta, Rabu (3/7).
Baca juga:
Belum Diminta Jokowi, NasDem Siapkan Prananda Paloh Buat Calon Menteri
Buya Syafii Harap Jokowi Tak Pakai Praktik 'Dagang Sapi' dalam Susun Kabinet
Utak-Atik Menteri Ekonomi Kabinet Jokowi Periode II
3 Politikus Muda Anak Petinggi Partai Berpeluang Besar Jadi Menteri Jokowi
Musim Kemarau, Jokowi Minta Menteri Turun ke Daerah Potensi Kekeringan
Warning Jokowi Untuk Pejabat yang Pemalas, Hajar dan Copot
Jokowi Disarankan Lakukan Reshuffle Kabinet Sebelum Pelantikan Oktober Mendatang