Jembatan Penghubung Pulau Nasi dan Breuh Aceh akan Segera Dibangun
Kepala BPKS Sabang, Iskandar Zulkarnain mengatakan tahapan pembangunan jembatan penghubung ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan anggaran dari Komisi VI DPR RI.
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) akan memulai tahapan pembangunan jembatan penghubung antar pulau, yakni Palau Nasi dan Pulau Breuh, di Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.
Kepala BPKS Sabang, Iskandar Zulkarnain mengatakan tahapan pembangunan jembatan penghubung ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan anggaran dari Komisi VI DPR RI.
"Komisi VI DPR RI mengungkapkan bahwa menyetujui alokasi anggaran untuk tahapan pembangunan jalan dan jembatan Aroih Lampuyang yang akan dimasukan ke dalam Rencana Kegiatan Anggaran Kementrian/Lembaga BPKS Tahun 2022," katanya, Jumat (3/9).
Dia menjelaskan, dalam rapat tersebut dirinya memaparkan terkait pembangunan jembatan penghubung dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan warga di Pulo Aceh.
Pimpinan Rapat Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih, sebut Iskandar, mengatakan langkah yang dilakukan oleh BPKS dalam pengembangan kawasan tersebut didukung oleh pihaknya.
Komisi VI DPR RI, tutur Iskandar sepakat menambah anggaran yang dibutuhkan BPKS Sabang untuk membangun Pulo Aceh sebesar Rp20 miliar.
"Pembangun jembatan Aroih Lampuyang ini masuk dalam Prioritas Nasional untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin Pemerataan dalam RPJM Nasional," ujarnya.
Baca juga:
Bos PT PP: Bendungan Way Sekampung Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Jubir Presiden: Pembangunan Ibu Kota Baru Tetap Berlanjut
Kepsek Keluhkan Toilet Rp134 Juta: Tak Ada Air dan Konstruksi Bermasalah
Pemkab Pasaman Barat Segera Bangun Jembatan dan Jalan Buka Zona Terisolir
Selesaikan 2 Proyek Tol, Waskita Karya Ajukan PMN Rp3 T