Jembatan ambrol akibat longsor, dua kecamatan di Muratara terisolir
Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengungkapkan, longsor disebabkan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga terjadi pergerakan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.
Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Kali ini terjadi di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Akibat kejadian itu, Jembatan Sungai Sepauh dan Jembatan Sungai Pipon di kampung itu ambrol. Alhasil, akses transportasi masyarakat antara Kecamatan Ulu Rawas dan Kecamatan Rawas Ulu terputus.
Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengungkapkan, longsor disebabkan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga terjadi pergerakan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.
"Ada dua jembatan akses dua kecamatan di Muratara yang ambrol akibat longsor," ungkap Ansori, Rabu (2/5).
Agar tidak terlalu lama mengganggu aktivitas warga, pemerintah setempat dibantu masyarakat membuat jembatan darurat agar bisa dilintasi kendaraan bermotor, terutama kendaraan pedagang yang membawa sembako. Jembatan itu juga untuk membantu pelajar berangkat ke sekolah.
"Kami imbau warga dan pengendara tetap berhati-hati melintas di lokasi karena masih rawan longsor. Ada pergerakan tanah sewaktu-waktu saat hujan deras," imbau Ansori.
Baca juga:
Terima limpahan dari Bareskrim, Polda Metro dalami korupsi underpass Soekarno-Hatta
12 Jam tertimbun galian, pekerja saluran PAM di Jakut ditemukan tewas
Longsor, 70 warga di Gorontalo mengungsi
Longsor di perbatasan Sumsel-Bengkulu, jalan sepanjang 35 M tertimbun
Longsor di perbatasan Riau-Sumatera Barat diduga akibat penambangan batu
Akibat longsor, kendaraan menumpuk di perbatasan Riau-Sumatera Barat
Hujan deras, empat rumah di Cisarua tertimbun longsor