LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jelang Tahun Baru, Gubernur Khofifah Larang ASN Pemprov Jatim Cuti

Gubernur Khofifah juga berpesan agar seluruh ASN bisa terus menjaga ketaatan protokol kesehatan dengan selalu siap siaga masker di mana pun berada. ASN harus tetap menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan tanpa kendor.

2021-12-27 15:44:03
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengeluarkan larangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim. Larangan tersebut terkait dengan libur natal dan tahun baru.

Larangan cuti terhadap ASN di lingkungan Pemprov Jatim ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/7840/204.3/2021 tertanggal 6 Desember 2021 tentang Larangan Bepergian dan Mengajukan Cuti Pada Hari Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Pemprov Jatim Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease.

"Kita masih harus sangat mewaspadai penyebaran Virus Covid-19 varian Omicron. Omicron ini sendiri telah menjadi kewaspadaan di semua negara," tutur Khofifah, Senin (27/12).

Advertisement

"Kepada seluruh jajaran Dinkes Jatim, rumah sakit, termasuk rumah sakit darurat lapangan, hingga relawan, saya minta untuk tetap disiagakan," imbuhnya.

Di dalam SE tersebut, ditekankan bahwa ASN dilarang mengajukan cuti maupun perjalanan ke luar kota atau luar negeri.

"Yang boleh melakukan izin mereka yang dalam kondisi darurat seperti akan melahirkan dan melakukan perjalanan dinas," urainya.

Advertisement

Secara khusus, Gubernur Khofifah berpesan agar seluruh ASN bisa terus menjaga ketaatan protokol kesehatan dengan selalu siap siaga masker di mana pun berada. ASN harus tetap menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan tanpa kendor.

"Saya minta untuk bisa selalu siap sedia stok masker di mobil. Jika bertemu warga yang tidak bermasker, tolong bagilah maskernya," jelasnya.

Gubernur Khofifah juga kembali meminta kesiapsiagaan dari seluruh OPD dalam menghadapi bencana alam akibat fenomena La Lina. Menurutnya, kesiapsiagaan sangat dibutuhkan dan bukan hanya menjadi tanggung jawab dan ranah OPD terkait, tapi kerjasama dari dinas lain amat sangat diperlukan.

"Tidak hanya wilayah BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, tetapi saya meminta kita semua bergandengan tangan memberikan perlindungan dan penyelamatan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita masing-masing," perintahnya.

Baca juga:
Kota Kupang Terapkan PPKM Level II Selama Natal dan Tahun Baru
Volume Kendaraan Keluar Masuk Jakarta Meningkat 13 Persen
BI Bali Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Rp2,1 Triliun di Libur Natal dan Tahun Baru
Ratusan Penerbangan di AS Dibatalkan di Tengah Liburan Natal karena Lonjakan Omicron
Perayaan Tahun Baru 2022 Dilarang di Tangerang, Taman dan Alun-Alun Ditutup
Di Balik Kebijakan Pemerintah Tak Lakukan Pengetatan di Akhir Tahun 2021

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.