LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jelang Ramadan, warga Dolly buat tumbal seekor kerbau

Penyembelihan tumbal kerbau dilakukan usai arak-arakan. Tujuannya agar Dolly dan Jarak tetap bisa beroperasi.

2014-06-26 15:30:25
Penutupan Dolly
Advertisement

Selalu ada aksi yang dilakukan para penghuni Gang Dolly dan Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur pasca-deklarasi penutupan oleh Pemkot Surabaya pada 18 Juni lalu. Hampir setiap hari ada saja yang dilakukan dengan berbagai cara, mulai menggelar upacara bendera hingga atraksi debus dari Mbah Gimbal.

Dan hari ini, Kamis (26/6), puluhan penghuni lokalisasi kembali turun jalan. Kali ini, aksi yang mereka lakukan adalah mengarak seekor kerbau keliling lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara tersebut, yang kemudian diakhiri dengan penyembelihan hewan tersebut sebagai tumbal.

Arak-arakan dimulai dari Posko Front Pekerja Lokalisasi (FPL) di Jalan Jarak, kemudian masuk ke lorong-lorong lokalisasi yang ada di kawasan tersebut. Saat mengarak kerbau tersebut, di atas kepalanya tertempel kertas karton bertuliskan: Tumbale Dolly-Jarak. Selain itu, kertas karton itu juga tertulis nama Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Kepala Dinas Sosial Surabaya, Supomo.

Sementara penyembelihan tumbal kerbau yang dilakukan usai arak-arakan, tujuannya agar Dolly dan Jarak tetap bisa beroperasi kembali. Sebab, selama ini, lokalisasi yang didirikan perempuan keturunan Belanda, Dolly van Der Mart itu, menjadi tumpuan perekonomian warga sekitar. Mulai dari tukang cuci, warung makanan hingga tukang parkir.

Sementara prosesi penyembelihan juga dilakukan di halaman Posko FPL. Dagingnya dibagi-bagikan kepada warga sekitar lokalisasi dan sebagian akan dimakan bersama-sama malam nanti. "Kami sengaja mengarak kerbau ini sebagai simbol kalau pemerintah dungu dan tak pernah mendengarkan jeritan kami rakyat kecil. Setelah diarak, kerbau ini kami sembelih dan dagingnya untuk dibagi-bagikan kepada warga sekitar," terang Koordinator Aksi dari FPL, Slamet.

Dikatakan Slamet, bahwa mulai malam ini juga, Dolly dan Jarak, sementara tidak beroprasi untuk menyambut bulan suci Ramadan. "Ini sudah menjadi kesepakatan kita bersama kalau malam nanti kita sudah tidak beroprasi dan akan kembali membuka wisma setelah lebaran. Malam tadi merupakan yang terakhir dan buka pada 1 Agustus mendatang," tandas dia.

Baca juga:
Eva Sundari: PDIP serahkan penutupan Gang Dolly pada Risma
Cegah masuknya eks PSK Dolly, lokalisasi GBL Kendal diperketat
Masih ingin kerja di Dolly, PSK kembalikan uang kompensasi
Perkumpulan perempuan di Batam tolak PSK Gang Dolly
Charly 'Setia band' akan ajak makan bersama PSK Dolly

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.