LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jelang Hari Pahlawan, ini pesan Sesmenko Polhukam pada generasi milenial

Bangsa Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2018 mendatang. Selain untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan, momentum ini seharusnya dapat mengembalikan semangat cinta tanah air. Terutama bagi generasi milenial.

2018-11-06 19:39:49
Hari Pahlawan
Advertisement

Bangsa Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2018 mendatang. Selain untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan, momentum ini seharusnya dapat mengembalikan semangat cinta tanah air. Terutama bagi generasi milenial.

"Generasi milenial sebagai pewaris perjuangan para pahlawan harus mewarisi semangat para pahlawan, agar perjuangan yang dilakukan sekarang bisa sama derajatnya dengan perjuangan di masa kemerdekaan dulu. Nuansanya memang beda, tapi semangatnya tetap harus sama" ujar Sekretaris Menko Polhukam Letjen TNI Agus Surya Bakti di Jakarta, Selasa (6/11).

Diakui mantan Pangdam VII Wirabuana ini, bentuk perjuangan para pahlawan dengan generasi penerus sekarang ini jelas berbeda. Sekarang tugas generasi milenial bukan mengangkat senjata, tetapi belajar dan tidak terpengaruh paham-paham yang dapat merusak keutuhan NKRI.

Advertisement

Dia yakin bila para generasi milenial sekarang bisa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif Indonesia akan menjadi negara besar, kuat, dan damai. "Jadilah pahlawan milenial dengan taat aturan, cinta damai, dan NKRI" tutur suami Bella Saphira itu.

Selain itu, Agus juga menyoroti keberadaan media sosial (medsos) yang kerap dimanfaatkan untuk hal-hal negatif. Agus sangat menyayangkan medsos sekarang digunakan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menebar hoaks, ujaran kebencian, adu domba.

"Jadi jangan sampai medsos mengendalikan kita. Justru kendalikan medsos dengan menebar nilai-nilai luhur bangsa, saling menghormati, dan saling menghargai sesama," tutur Agus.

Advertisement

Saat menjabat Deputi 1 BNPT, Agus adalah pencetus program 'Tahun Damai di Dunia Maya' pada tahun 2015 yang kemudian berlanjut dengan 'Tahun Cerdas di Dunia Maya' pada 2016. Dari dua program itulah kemudian dibentuk duta damai dunia maya beranggotakan para generasi muda.

Tugas mereka adalah memenuhi dunia maya dengan konten positif berupa tulisan, meme, foto, dan video. Sekarang duta damai dunia maya telah tersebar di 12 provinsi di Indonesia. Keberadaan mereka terbukti mampu meredam propaganda negatif, terutama radikalisme dan terorisme.

"Saya rasa apa yang kita lakukan dulu sudah pada trek yang benar sehingga dunia maya sudah bisa memberikan warna. Dunia maya yang penuh dengan kebencian, hasutan, adu domba, kita ubah menjadi dunia maya penuh dengan kedamaian," pungkasnya.

Baca juga:
Hari Pahlawan, DPR gelar pameran perangko
Hari Pahlawan 2018, berikut rangkaian kegiatan yang akan digelar
Cara Sayap Partai Berkarya sambut Hari Pahlawan
Taufik Kurniawan: Bangsa asing terus berupaya memecah belah merampas kekayaan RI
Ingin bertemu Jokowi, Agus dan Rofiq jalan kaki Magelang-Jakarta
7500 KMT versi pahlawan tersebar di 5 stasiun KRL

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.